Kompas.com - 05/02/2018, 08:37 WIB
|
EditorKurnia Sari Aziza

Sejumlah pihak kemudian menyambangi tempat kejadian perkara, salah satunya perwakilan PT Hutama Karya (HK) sebagai perusahaan pelaksana proyek.

Baca juga: PT Hutama Karya: Saat Hujan Pengerjaan DDT Harus Berhenti

Direktur Operasional PT Hutama Karta Suroto mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab atas kejadian ini.

"Hutama Karya berbelasungkawa. Kami memastikan korban dan keluarga korban akan mendapatkan haknya," ujar Suroto.

Pihaknya mengaku telah bekerja sama dengan pihak kepolisian, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini.

Baca juga: Empat Jenazah Korban Jatuhnya Crane DDT Tiba di RS Polri Kramat Jati

Kepala Bidang Balistik Metalurgi Forensik Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, Kombes Ulung Kanjaya mengatakan, penyelidikan terkait penyebab jatuhnya crane di proyek DDT Manggarai-Cikarang tak dapat dilakukan dalam waktu satu hari.

Pada Minggu sore, tim Puslabfor Mabes Polri menghentikan penyelidikan di lokasi kecelakaan kerja. Mereka pun tak tampak membawa barang bukti dari lokasi kejadian.

"Enggak ada kesulitan (dalam penyelidikan). Cuma memang kami, kan, waktunya sudah sore. (Kami) belum bisa menyimpulkan itu apa penyebabnya, besok dilanjutkan lagi," kata Ulung. 

Kompas TV PT Hutama Karya sebagai pelaksana proyek menhentikan sejenak pengerjaan jalur rel kereta ganda.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dirut hingga Direktur Bisnis Diberhentikan, Ini Susunan Baru Direksi Jakpro

Dirut hingga Direktur Bisnis Diberhentikan, Ini Susunan Baru Direksi Jakpro

Megapolitan
Iwan Takwin Diangkat Jadi Direktur Utama Jakpro Gantikan Widi Amanasto

Iwan Takwin Diangkat Jadi Direktur Utama Jakpro Gantikan Widi Amanasto

Megapolitan
Peringatan Dini BPBD DKI: Hujan Sedang-Lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah Jabodetabek

Peringatan Dini BPBD DKI: Hujan Sedang-Lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah Jabodetabek

Megapolitan
Kronologi Wanita Diduga Bakar Diri di Tangerang, Sendirian di Rumah dan Pintu Dikunci dari Dalam

Kronologi Wanita Diduga Bakar Diri di Tangerang, Sendirian di Rumah dan Pintu Dikunci dari Dalam

Megapolitan
Perbanyak Kamera ETLE, Polda Metro: Kalau Tilang Manual kayak Kucing-kucingan

Perbanyak Kamera ETLE, Polda Metro: Kalau Tilang Manual kayak Kucing-kucingan

Megapolitan
Heru Budi Copot Direktur Utama dan Direktur Bisnis Jakpro

Heru Budi Copot Direktur Utama dan Direktur Bisnis Jakpro

Megapolitan
Polisi Bakal Tilang Manual dan Sita Kendaraan yang Pelat Nomornya Dicopot

Polisi Bakal Tilang Manual dan Sita Kendaraan yang Pelat Nomornya Dicopot

Megapolitan
Warga Muara Baru Kerap Dihantui Ancaman Banjir Rob: Agak Tenang Setelah Tanggul Ditinggikan

Warga Muara Baru Kerap Dihantui Ancaman Banjir Rob: Agak Tenang Setelah Tanggul Ditinggikan

Megapolitan
Tukang Kayu Jadi Korban Begal di Bekasi, Pelaku Langsung Tancap Gas Ketika Ketahuan Warga

Tukang Kayu Jadi Korban Begal di Bekasi, Pelaku Langsung Tancap Gas Ketika Ketahuan Warga

Megapolitan
TKP Perempuan Bakar Diri di Periuk Tangerang Jadi Tontonan Warga

TKP Perempuan Bakar Diri di Periuk Tangerang Jadi Tontonan Warga

Megapolitan
Fans Bharada E: Richard Itu Korban, Kami Harap Dia Bebas...

Fans Bharada E: Richard Itu Korban, Kami Harap Dia Bebas...

Megapolitan
Tak Lagi Rp 1,5 Juta, Tarif Sewa Kampung Susun Bayam untuk Korban Gusuran JIS Rp 500.000

Tak Lagi Rp 1,5 Juta, Tarif Sewa Kampung Susun Bayam untuk Korban Gusuran JIS Rp 500.000

Megapolitan
Bayi Perempuan Terbalut Kain Merah Ditemukan di Pinggir Jembatan Kawasan Cengkareng

Bayi Perempuan Terbalut Kain Merah Ditemukan di Pinggir Jembatan Kawasan Cengkareng

Megapolitan
Kadishub DKI Klaim Angka Pengendara Sepeda Harian di Ibu Kota Naik Jadi 4.000

Kadishub DKI Klaim Angka Pengendara Sepeda Harian di Ibu Kota Naik Jadi 4.000

Megapolitan
Lebih dari Seminggu, Pria Tak Dikenal yang Aniaya dan Rampok Ibu-ibu di Sukmajaya Belum Tertangkap

Lebih dari Seminggu, Pria Tak Dikenal yang Aniaya dan Rampok Ibu-ibu di Sukmajaya Belum Tertangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.