Kasur dan Mesin Cuci Digunakan sebagai Kamuflase Pengiriman Narkoba

Kompas.com - 05/02/2018, 12:52 WIB
Wakapolres Meteo Jakarta Utara, AKBP Efried Richard Maith, memamerkan sejumlah barang bukti penangkapan tujuh anggota jaringan pengedar narkoba di Mapolres Jakarta Utara, Senin (5/2/2018) Ardito Ramadhan DWakapolres Meteo Jakarta Utara, AKBP Efried Richard Maith, memamerkan sejumlah barang bukti penangkapan tujuh anggota jaringan pengedar narkoba di Mapolres Jakarta Utara, Senin (5/2/2018)
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.COM - Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Efried Richard Maith mengatakan, para pengedara narkoba menggunakan mesin cuci dan kasur sebagai alat kamuflase dalam mengedarkan sabu-sabu. Modus semacam itu mereka temukan saat menggerebek sebuah sebuah gudang di Parung, Bogor, Jawa Barat.

Efried mengatakan, gudang tersebut sering didatangi sejumlah truk yang membawa ratusan kilogram narkoba setiap bulan. Namun pengiriman narkoba ke gudang itu dikamuflasekan dalam sejumlah pengiriman kasur, mesin cuci, dan cat.

"Truk colt diesel dia buat kamuflase seolah-olah kirim barang ada cat, mesin cuci, dan kasur. Tetapi di dalam mesin cuci itu ada sabu yang disembunyikan," kata Efried di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (5/2/2018).

Sebelum dimasukkan ke mesin cuci, sabu-sabu itu dibungkus dalam kemasan teh.

Ia menjelaskan, gudang tersebut telah didatangi truk-truk pembawa sabu-sabu selama dua tahu  terakhir.

"Truk datang bawa secara bertahap, Desember 125 kg dan Januari 125 kg. Dari 250 kg itu modusnya sama," kata Efried

Sabu-sabu yang tersimpan di gudang itu kemudian diedarkan ke sejumlah tempat di sekitar Jakarta dengan menggunakan kendaraan yang lebih kecil.

"Truk masuk bawa mesin cuci, dipecah 20-30 kilogram dan ditaruh di mobil APV," kata dia.

Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara sebelumnya menyatakan telah menangkap tujuh orang anggota jaringan pengedar narkoba. Mereka ditangkap dengan barang bukti berupa sabu-sabu seberat lebih dari 2 kilogram dan uang senilai Rp 2,7 miliar.

Baca juga : Polisi Tangkap 7 Pengedar Narkoba dan Sita Uang Rp 2,7 Miliar

Ketujuh tersangka kini dijerat Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam hukuman maksimal hukuman mati.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Megapolitan
Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Megapolitan
Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Megapolitan
Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Megapolitan
Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

Megapolitan
Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Megapolitan
Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Megapolitan
JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Megapolitan
Pemerkosa di Bintaro Akui Batalkan Niat Mencuri karena Tak Tahan Nafsu dengan Korban

Pemerkosa di Bintaro Akui Batalkan Niat Mencuri karena Tak Tahan Nafsu dengan Korban

Megapolitan
Margo City: Giant Sudah Lapor Satgas soal Pegawai Terindikasi Positif Covid-19

Margo City: Giant Sudah Lapor Satgas soal Pegawai Terindikasi Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X