Polisi Sebut Jatuhnya Crane di Matraman karena Kelalaian Kerja

Kompas.com - 05/02/2018, 13:23 WIB
Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulan Marpaung, melakukan olah TKP jatuhnya crane di Matraman, Senin (5/2/2018) Stanly RavelKepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulan Marpaung, melakukan olah TKP jatuhnya crane di Matraman, Senin (5/2/2018)
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulan Marpaung, mengatakan, dugaan sementara jatuhnya tiang penyangga proyek double-double trck (DDT) jalur kereta api di Matraman, Jakarta Timur, akibat adanya kelalaian saat bekerja.

"Dugaan awal sampai saat ini akibat kelalaian, kita sudah periksa saksi-saksi," ucap Sapta kepada media di Matraman, Jakarta Timur, Senin (5/2/2018).

Sapta menjelaskan, delapan saksi yang diperiksa berasal dari pekerja dan juga pihak pimpinan proyek yang saat itu sedang melakukan aktivitas di lokasi. Sementara untuk tersangka, akan ditetapkan segera dalam waktu dekat ini.

Baca juga : Empat Jenazah Korban Jatuhnya Crane DDT Tiba di RS Polri Kramat Jati

"Dalam waktu dekat akan kita tetapkan (tersangka), calonnya sudah ada. Untuk lebih jelasnya nanti," ujar Sapta.

Sedangkan dari sisi kesalahan pada peralatan saat mengerjakan proyek, Sapta mengatakan akan dipelajari dan diperiksa juga secara rinci.

Baca juga : Jatuhnya Crane DDT yang Memecah Minggu Pagi di Jatinegara...

"Pihak Hutama Karya belum kita pangil, nanti kita akan periksa juga," ucap Sapta.

Insiden jatuhnya crane DDT kereta api di Matraman pada Minggu (4/2/2018) pagi menewaskan empat orang pekerja.

Pihak Polres Jakarta Timur, bersama dengan Tim Puslabor, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan olah TKP pada Senin ini.

Baca juga : Sandiaga Prihatin Kecelakaan Crane di Jatinegara



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bunuh PSK yang Disewanya di Bekasi, Seorang Pria Ditangkap

Bunuh PSK yang Disewanya di Bekasi, Seorang Pria Ditangkap

Megapolitan
Libur Panjang, Penumpang Kereta Diimbau Rapid Test H-1 Keberangkatan

Libur Panjang, Penumpang Kereta Diimbau Rapid Test H-1 Keberangkatan

Megapolitan
Jelang Libur Panjang, Anies Imbau Warga Tak Copot Masker Saat Kumpul Keluarga

Jelang Libur Panjang, Anies Imbau Warga Tak Copot Masker Saat Kumpul Keluarga

Megapolitan
Pemkot Depok Akan Sediakan Lebih dari 1.600 Titik Wifi Gratis di Setiap RW untuk Belajar Online

Pemkot Depok Akan Sediakan Lebih dari 1.600 Titik Wifi Gratis di Setiap RW untuk Belajar Online

Megapolitan
2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Puluhan WNA Lain Akan Dites Swab

2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Puluhan WNA Lain Akan Dites Swab

Megapolitan
Diminta Bongkar Bangunan di Bantaran Kali Poncol, Warga Diberi Waktu hingga Minggu Kedua November

Diminta Bongkar Bangunan di Bantaran Kali Poncol, Warga Diberi Waktu hingga Minggu Kedua November

Megapolitan
2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi di Tangsel

2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi di Tangsel

Megapolitan
Ini Kronologi WN Ghana Ditusuk hingga Tewas di Apartemen Kawasan Kebon Jeruk

Ini Kronologi WN Ghana Ditusuk hingga Tewas di Apartemen Kawasan Kebon Jeruk

Megapolitan
Kebakaran di Belakang Senayan City, 25 Rumah Hangus Terbakar

Kebakaran di Belakang Senayan City, 25 Rumah Hangus Terbakar

Megapolitan
Kebakaran di Dekat Senayan City Hanguskan 25 Rumah dan Sejumlah Motor

Kebakaran di Dekat Senayan City Hanguskan 25 Rumah dan Sejumlah Motor

Megapolitan
Pemprov dan DPRD DKI Kembali Gelar Rapat KUPA-PPAS di Puncak, Hari Ini

Pemprov dan DPRD DKI Kembali Gelar Rapat KUPA-PPAS di Puncak, Hari Ini

Megapolitan
Terminal Kampung Rambutan Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Terminal Kampung Rambutan Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Megapolitan
WN Ghana Ditemukan Tewas Ditusuk di Apartemen Kawasan Kebon Jeruk, Polisi Buru Pelaku

WN Ghana Ditemukan Tewas Ditusuk di Apartemen Kawasan Kebon Jeruk, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Pemkot Tangsel Belum Cabut Izin Operasi Tiga Griya Pijat di Bintaro yang Langgar PSBB

Pemkot Tangsel Belum Cabut Izin Operasi Tiga Griya Pijat di Bintaro yang Langgar PSBB

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.000 Saat PSBB Transisi Diperpanjang, Apa yang Terjadi dan Wajib Diketahui

Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.000 Saat PSBB Transisi Diperpanjang, Apa yang Terjadi dan Wajib Diketahui

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X