Peredaran Narkoba 250 Kg, Penerima Tinggal Bawa Mobil AVP Berisi Sabu 20 Kg

Kompas.com - 05/02/2018, 15:18 WIB
Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Edfrie Richard Maith, memamerkan sejumlah barang bukti penangkapan tujuh anggota jaringan pengedar narkoba di Mapolres Jakarta Utara, Senin (5/2/2018) KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DWakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Edfrie Richard Maith, memamerkan sejumlah barang bukti penangkapan tujuh anggota jaringan pengedar narkoba di Mapolres Jakarta Utara, Senin (5/2/2018)
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaringan narkoba di Jakarta Utara yang telah mengedarkan sabu seberat 250 Kg memberikan mobil dan mesin cuci kepada penerimanya. Hal itu guna menjaga kerahasiaan antara pengirim dan penerima.

"Iya, (penerima) dapat mobil dan juga mesin cuci," kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Edfrie Richard Maith di Mapolres Jakarta Utara, Senin (5/2/2018).

Edfire menjelaskan, sabu sebanyak 250 Kg yang dikirim menggunakan truk ke gudang di Parung, Bogor, dipecah-pecah menjadi ukuran 20 hingga 30 Kg.

Sabu-sabu tersebut disimpan dalam kemasan teh berwarna hijau, kuning, dan krem, sebelum disembunyikan di dalam mesin cuci. Nah, mesin cuci tersebut dibawa dengan mobil AVP.

Baca juga : Mengaku Baru 2 Bulan, Pengedar Sabu di Jakut Telah Edarkan 250 Kg

Pengirim dan penerima sabu-sabu kiloan itu akan membuat janji bertemu di suatu tempat. Di lokasi pertemuan, penjual akan meninggalkan mobil yang di dalamnya terdapat sabu.

"Kunci, STNK, dan BPKP semua ditaruh di wiper di atas kap mesin. Di dalam mobil isinya sabu-sabu," kata Edfrie.

"Sistemnya yang ambil dan yang kirim tidak saling mengenal," kata dia lagi.

Baca juga : Kasur dan Mesin Cuci Digunakan sebagai Kamuflase Pengiriman Narkoba

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap tempat asal sabu-sabu.

"Kita belum tahu darimana, dari seputar Jakarta, Sumatra, atau tempat-tempat lain," kata Edfrie.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara menangkap tujuh orang anggota jaringan pengedar narkoba. Mereka ditangkap dengan barang bukti berupa sabu-sabu seberat lebih dari 2 kilogram dan uang senilai Rp 2,775 miliar.

Ketujuh tersangka tersebut kini dijerat Pasal 114 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam hukuman maksimal berupa hukuman mati.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DKI Siapkan Lahan Seluas 1,2 Hektar di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

DKI Siapkan Lahan Seluas 1,2 Hektar di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Kembali Berjualan Besok, Disperindag Tangsel Akan Pantau Pasar

Pedagang Daging Sapi Kembali Berjualan Besok, Disperindag Tangsel Akan Pantau Pasar

Megapolitan
Polisi Selidiki Adanya Korban Lain pada Kasus Pencurian Motor di Tegal Alur

Polisi Selidiki Adanya Korban Lain pada Kasus Pencurian Motor di Tegal Alur

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU untuk Pasien Covid-19 Memang Terisi 100 Persen

Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU untuk Pasien Covid-19 Memang Terisi 100 Persen

Megapolitan
Buru Pasangan Berbuat Mesum di Halte Kramat Raya, Polisi Periksa CCTV

Buru Pasangan Berbuat Mesum di Halte Kramat Raya, Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Depok Catat Jumlah Pasien Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Depok Catat Jumlah Pasien Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Ombudsman: Ada Potensi Kenaikan Pelanggaran Prokes dengan Dihapusnya Denda Progresif

Ombudsman: Ada Potensi Kenaikan Pelanggaran Prokes dengan Dihapusnya Denda Progresif

Megapolitan
Formula E 2021 Resmi Ditunda, Anies Jamin Commitment Fee Rp 560 Miliar Tak Hilang

Formula E 2021 Resmi Ditunda, Anies Jamin Commitment Fee Rp 560 Miliar Tak Hilang

Megapolitan
Cara Bayar Denda bagi Pelanggar yang Kena Tilang ETLE

Cara Bayar Denda bagi Pelanggar yang Kena Tilang ETLE

Megapolitan
Ingatkan Warga Disiplin Protokol Kesehatan, Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU Penuh

Ingatkan Warga Disiplin Protokol Kesehatan, Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU Penuh

Megapolitan
Kebakaran di Kalibata, Proses Pemadaman Ditonton Banyak Warga

Kebakaran di Kalibata, Proses Pemadaman Ditonton Banyak Warga

Megapolitan
Pemprov DKI Dibantu Polisi Dalami Motif Penarikan Paksa Kabel Listrik di Rumah Pompa Dukuh Atas

Pemprov DKI Dibantu Polisi Dalami Motif Penarikan Paksa Kabel Listrik di Rumah Pompa Dukuh Atas

Megapolitan
Viral, Video Pencurian Motor di Tegal Alur, Korbannya Seorang Polisi

Viral, Video Pencurian Motor di Tegal Alur, Korbannya Seorang Polisi

Megapolitan
Selama PPKM, 38 Perusahaan di Jaksel Langgar Protokol Kesehatan

Selama PPKM, 38 Perusahaan di Jaksel Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Tak Hanya di DKI, RS Rujukan Covid-19 di Tangsel Juga Diisi Pasien Luar Daerah

Tak Hanya di DKI, RS Rujukan Covid-19 di Tangsel Juga Diisi Pasien Luar Daerah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X