Anies: Tidak Ada Alasan Kita Khawatir Banjir Susulan...

Kompas.com - 06/02/2018, 16:57 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Jalan Arus, Cawang, Jakarta Timur yang terendam banjir, Selasa (6/2/2018) siang. KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Jalan Arus, Cawang, Jakarta Timur yang terendam banjir, Selasa (6/2/2018) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, mayoritas banjir yang merendam permukiman di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan sudah mulai surut.

Meski ada warga yang mengantisipasi banjir susulan, Anies meminta warga tidak usah khawatir.

"Warga tentu khawatir tapi saya anjurkan untuk selalu melihat pada sumber informasi yang kredibel. Rujuk aja di BPBD ada info lengkap, dan begitu juga di pintu-pintu air, Manggarai siang ini udah 830 sentimeter, tidak ada alasan untuk kita khawatir dengan banjir susulan," kata Anies di Kampung Melayu, Selasa (6/2/2018).

Baca juga : Anies Senyum Dengar Warga Cawang Arus Curhat Terakhir Banjir 5 Tahun Lalu

Anies mengabarkan, saat ini air di Bendung Katulampa sudah tidak membahayakan, berada di ketinggian 70 sentimeter. Melihat angka ini, Anies memprediksi kemungkinan tidak ada banjir susulan.

"Insya Allah enggak ada tanda-tanda munculnya banjir kiriman," ujarnya.

Baca juga : Banjir Surut, Anies Minta Ada Operasi Karbol

Banjir yang melanda Jakarta disebabkan derasnya air kiriman dari Bogor. Senin pagi, Bendung Katulampa mencapai status siaga 1 dengan ketinggian air 240 sentimeter.

Sejumlah permukiman di dekat sodetan Ciliwung di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pun banjir.

Baca juga : Pujian Gubernur Anies untuk Ibu Penanggung Jawab Pintu Air Manggarai

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X