Terobos Busway Slipi, Seorang Pengendara Motor Tabrak Petugas Transjakarta

Kompas.com - 08/02/2018, 12:51 WIB
Sejumlah petugas transjakarta memanfaatkan waktu luang berkumpul di pos saat operasional bus koridor I dihentikan sementara, Jumat (1/5/2015) siang.Kompas.com/Tangguh Sipria Riang Sejumlah petugas transjakarta memanfaatkan waktu luang berkumpul di pos saat operasional bus koridor I dihentikan sementara, Jumat (1/5/2015) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com  Edi Utomo, petugas penjaga portal di jalur transjakarta Slipi, Jakarta Barat, tertabrak pengendara sepeda motor yang nekat menerobos jalur itu.

Kepala Humas PT Transjakarta Wibowo mengatakan, saat itu, Edi tengah bertugas mensterilkan jalur transjakarta pada pukul 06.55.

Kemudian, Mei Sandy Tri Putra yang menunggangi motor Suzuki Satria FU berpelat nomor B 3048 BHW melaju kencang ke arah jalur transjakarta.

Baca juga: Pengemudi Cadillac Mengaku Tak Menarik Lengan Polantas yang Terseret di Busway

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kendaraan tersebut langsung menabrak portal dan petugas yang ada di belakang portal," kata Wibowo kepada Kompas.com, Kamis (8/2/2018).

Akibatnya, Edi dan Mei langsung dibawa ke rumah sakit oleh warga yang ada di sekitar lokasi.

"Luka yang dialami Edi, pelipis sebelah kiri sobek 2 sentimeter, pipi sebelah kanan memar, sesak napas, dan indikasi luka dalam," ujar Wibowo.

Baca juga: Mobil Terobos Jalur Busway Saat Car Free Day, Sopir Diduga Mabuk

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Megapolitan
Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Megapolitan
Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Megapolitan
Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Megapolitan
Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

Megapolitan
Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Megapolitan
Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Megapolitan
Pro Kontra Warga Depok Tanggapi Wacana Pemilik Mobil Harus Punya Garasi

Pro Kontra Warga Depok Tanggapi Wacana Pemilik Mobil Harus Punya Garasi

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak Separator Busway lalu Terguling di Jalan Jenderal Sudirman

Sebuah Mobil Tabrak Separator Busway lalu Terguling di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
10 Anggota PPK Koja dan Cilincing Didakwa 2 Pasal Pelanggaran Pemilu

10 Anggota PPK Koja dan Cilincing Didakwa 2 Pasal Pelanggaran Pemilu

Megapolitan
Politisi PSI: Bukannya Saling Terima Kasih, Malah Melaporkan Saya...

Politisi PSI: Bukannya Saling Terima Kasih, Malah Melaporkan Saya...

Megapolitan
Cerita Dokter Forensik RS Polri Lihat Paru-paru Perokok Berat Saat Autopsi

Cerita Dokter Forensik RS Polri Lihat Paru-paru Perokok Berat Saat Autopsi

Megapolitan
SMP Negeri Bekasi Mendadak Bertambah, Pengelola Sekolah Swasta: Anak Haram!

SMP Negeri Bekasi Mendadak Bertambah, Pengelola Sekolah Swasta: Anak Haram!

Megapolitan
Kata Pengamat, SMP Swasta yang Kekurangan Siswa di Bekasi Sebaiknya Ditutup

Kata Pengamat, SMP Swasta yang Kekurangan Siswa di Bekasi Sebaiknya Ditutup

Megapolitan
Close Ads X