Polisi: Kami Tidak Putus Asa Tangani Kasus Novel - Kompas.com

Polisi: Kami Tidak Putus Asa Tangani Kasus Novel

Kompas.com - 08/02/2018, 13:24 WIB
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Nico AfintaKompas.com/Akhdi Martin Pratama Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta

JAKARTA, KOMPAS.COM - Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, pihaknya tidak putus asa dalam menangani kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Novel Baswedan.

"Setelah ada rekomendasi dari Ombudsman, ada pemberitaan bahwa Ombudsman menganggap kami putus asa dalam menangani kasus Novel," kata Nico, Kamis (8/2/2018).

Ia melanjutkan, saat mendengar pemberitaan tersebut pihaknya menghubungi Ombudsman untuk melakukan klarifikasi.

Saat dihubungi terpisah Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala membantah pihaknya menyebut polisi putus asa dalam menangani kasus Novel meski memberikan sejumlah rekomendasi terkait penyelidikan kasus tersebut.

Baca juga : Ada Maladministrasi di Kasus Saksi Novel Baswedan, Ini Penjelasan Polisi

"Saya rasanya tidak pernah mengatakan putus asa. Bahwa polisi mungkin mengalami kesulitan besar dan harus bekerja keras, iya, saya mengatakannya," kata Meliala, Kamis.

Nico dan Adrianus melakukan pertemuan Rabu kemarin. Dalam pertemuan tersebut Ombudsman RI mengungkapkan temuannya terkait indikasi maladministrasi oleh pihak kepolisian dalam pemeriksaan Muhammad Lestaluhu, saksi dalam kasus penyerangan terhadap Novel.

Pihak kepolisian yang diindikasi melakukan maladministrasi yakni penyidik pada Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Utara. Lestaluhu mengadukan penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Utara ke Ombudsman karena merasa dirugikan. Setelah diperiksa sebagai saksi dalam kasus Novel Baswedan, Lestaluhu kehilangan pekerjaannya.


Komentar

Terkini Lainnya

Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maksapai Turki Panik

Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maksapai Turki Panik

Internasional
Masalah Ekonomi Dorong Pasutri Ini Nekat Jual Sabu

Masalah Ekonomi Dorong Pasutri Ini Nekat Jual Sabu

Regional
Pansus RUU Antiterorisme Ingin Definisi Terorisme Diperketat Agar Polri Tak Bertindak Subyektif

Pansus RUU Antiterorisme Ingin Definisi Terorisme Diperketat Agar Polri Tak Bertindak Subyektif

Nasional
7 Kasus Status di Media Sosial yang Pernah Dibawa ke Jalur Hukum

7 Kasus Status di Media Sosial yang Pernah Dibawa ke Jalur Hukum

Regional
Kisah 'Spiderman' Cantik Asal Grobogan Bikin Bangga Orang Sekampung (2)

Kisah "Spiderman" Cantik Asal Grobogan Bikin Bangga Orang Sekampung (2)

Regional
Politisi PSI Galang Petisi “Jangan Penjarakan Raja Juli Antoni”

Politisi PSI Galang Petisi “Jangan Penjarakan Raja Juli Antoni”

Nasional
Polri: Siapapun yang Menyebut Serangan Teror Rekayasa, Kami Tunggu Buktinya

Polri: Siapapun yang Menyebut Serangan Teror Rekayasa, Kami Tunggu Buktinya

Nasional
Menteri BUMN Serap Gabah 4.700 Ton di Garut

Menteri BUMN Serap Gabah 4.700 Ton di Garut

Regional
Rudiantara: Kami Sudah Blokir 2.500 Konten Radikal dan Masih Terus Bertambah...

Rudiantara: Kami Sudah Blokir 2.500 Konten Radikal dan Masih Terus Bertambah...

Regional
Ada 46 Bangunan Tempat Tinggal yang Terbakar di Pondok Bambu dan Cipinang Muara

Ada 46 Bangunan Tempat Tinggal yang Terbakar di Pondok Bambu dan Cipinang Muara

Megapolitan
Orangtua Korban Penembakan Sekolah Texas Sebut Motif Pelaku karena Asmara

Orangtua Korban Penembakan Sekolah Texas Sebut Motif Pelaku karena Asmara

Internasional
Keponakan Novanto Mengaku Berikan Uang ke Jafar Hafsah dan Nur Assegaf

Keponakan Novanto Mengaku Berikan Uang ke Jafar Hafsah dan Nur Assegaf

Nasional
Kesaksian Juru Parkir Amankan Pria yang Shalat di Tengah Jalan

Kesaksian Juru Parkir Amankan Pria yang Shalat di Tengah Jalan

Megapolitan
Seorang Bayi Lahir di Pulau yang 12 Tahun Larang Adanya Kelahiran

Seorang Bayi Lahir di Pulau yang 12 Tahun Larang Adanya Kelahiran

Internasional
Cerita dari Rumah Habibie Setelah Tahu Soeharto Ingin Mundur

Cerita dari Rumah Habibie Setelah Tahu Soeharto Ingin Mundur

Nasional

Close Ads X