Selepas Umrah, Supami Meninggal Dalam Pesawat - Kompas.com

Selepas Umrah, Supami Meninggal Dalam Pesawat

Kompas.com - 08/02/2018, 15:09 WIB
Ilustrasi umrah: Rombongan umrah di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (20/2/2015), membatalkan perjalanannya dengan maskapai Lion Air dengan jadwal penerbangan jam 15.30 WIB. KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERA Ilustrasi umrah: Rombongan umrah di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (20/2/2015), membatalkan perjalanannya dengan maskapai Lion Air dengan jadwal penerbangan jam 15.30 WIB.

TANGERANG, KOMPAS.com - Seorang penumpang pesawat Citilink bernama Supami (68) meninggal dalam perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta selepas umrah di Mekkah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menerangkan, Supami terlebih dahulu mengalami sakit saat ibadah umrah.

"Dari keterangan saksi, saat korban melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi, korban sudah dalam keadaan sakit dan pada saat hari terakhir korban menunaikan ibadah umrah korban mengeluh lemas dan sakit di bagian pinggang," kata Argo dalam keterangannya kepada Kompas.com, Kamis (8/2/2018).

Baca juga : Mayat Bayi Dalam Pesawat Diduga Dibuang TKW yang Kerja di Abu Dhabi

Ketika masih di Bandara Jeddah pun, Supami sudah menggunakan kursi roda lantaran kondisinya yang lemah.

Begitu berada di dalam pesawat menuju Jakarta, kondisi Supami semakin lemah sehingga harus menggunakan alat bantu oksigen dan CVR.

"Namun, nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar 10 jam sebelum pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta," ujar Argo.

Berdasarkan pemeriksaan dokter di Bandara Soekarno-Hatta, Supami meninggal karena henti napas dan henti jantung. Waktu kematiannya pada Selasa 6 Februari 2018 pukul 18.30 WIB.

Baca juga : Calon Jemaah Haji Nyanyikan Indonesia Raya di Dalam Pesawat

Meski begitu, pihak keluarga korban yang diwakili oleh ketua rombongan umrah tak ingin jenazah Supami dilakukan visum luar dan dalam.

"Selanjutnya korban rencananya akan dibawa ke rumah duka di kediaman korban di Semarang dengan menggunakan pesawat Lion Air," kata Argo.


Komentar

Terkini Lainnya

Polisi yang Viral Nyanyikan Lagu soal Teroris Pernah Jadi Pengamen dan Penyemir Sepatu

Polisi yang Viral Nyanyikan Lagu soal Teroris Pernah Jadi Pengamen dan Penyemir Sepatu

Regional
Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang kepada Agun Gunandjar

Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang kepada Agun Gunandjar

Nasional
Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Nasional
Iseng Lempari 3 Bus dengan Batu, 3 Remaja di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Iseng Lempari 3 Bus dengan Batu, 3 Remaja di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Regional
Kabin Pesawat Maskapai ANA Dipenuhi Asap, 137 Penumpang Dievakuasi

Kabin Pesawat Maskapai ANA Dipenuhi Asap, 137 Penumpang Dievakuasi

Internasional
BPPTKG: Dua Letusan Freatik Gunung Merapi Hari Ini Bersuhu 274,9 Derajat Celcius

BPPTKG: Dua Letusan Freatik Gunung Merapi Hari Ini Bersuhu 274,9 Derajat Celcius

Regional
Tulis Status Menistakan Agama di Facebook, Mahasiswa Jadi Tersangka

Tulis Status Menistakan Agama di Facebook, Mahasiswa Jadi Tersangka

Regional
Pengacara Pendi Pertanyakan PN Tangerang Tunda Sidang Tanpa Pemberitahuan Resmi

Pengacara Pendi Pertanyakan PN Tangerang Tunda Sidang Tanpa Pemberitahuan Resmi

Megapolitan
3 Jenazah Pelaku Bom Gereja Surabaya Masih Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim

3 Jenazah Pelaku Bom Gereja Surabaya Masih Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim

Regional
Komnas HAM Desak Polisi Tindak Pelaku Perusak Rumah Warga Ahmadiyah

Komnas HAM Desak Polisi Tindak Pelaku Perusak Rumah Warga Ahmadiyah

Nasional
Anak Tidak Bisa 'Diam'? Cek Siapa Tahu Dia 'Cerdas Kinestetik'

Anak Tidak Bisa 'Diam'? Cek Siapa Tahu Dia 'Cerdas Kinestetik'

Edukasi
Bripda Krisma, Anak Pemulung yang Berhasil Jadi Polisi

Bripda Krisma, Anak Pemulung yang Berhasil Jadi Polisi

Regional
Setelah Ada Kritik soal BBM, Kader Demokrat Minta SBY Menjauh dari Jokowi

Setelah Ada Kritik soal BBM, Kader Demokrat Minta SBY Menjauh dari Jokowi

Nasional
Pilkada di Era Pasca-kebenaran

Pilkada di Era Pasca-kebenaran

Nasional
Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang 1,5 Juta Dollar AS ke Chairuman Harahap

Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang 1,5 Juta Dollar AS ke Chairuman Harahap

Nasional

Close Ads X