Kejar Pelaku Pelecehan Seksual di Jatinegara, Polisi Periksa 3 Saksi dan Cek CCTV - Kompas.com

Kejar Pelaku Pelecehan Seksual di Jatinegara, Polisi Periksa 3 Saksi dan Cek CCTV

Kompas.com - 12/02/2018, 20:34 WIB
Foto ilustrasi pelecehan seksualJosephus Primus Foto ilustrasi pelecehan seksual

JAKARTA, KOMPAS.com — Kapolsek Jatinegara, Jakarta Timur, Kompol Supadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi terkait laporan warga Jatinegara yang menjadi korban pelecehan seksual pada 6 Februari.

"Sudah ada tiga saksi yang kami periksa atas inisial F, A, dan AD. Kami akan dalami laporan dari saksi dan dari korban," kata Supadi kepada media di Polsek Jatinegara, Senin (12/2/2018).

Selain tiga saksi, lanjut Supadi, siang tadi juga sudah diutus tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melalukan cek visum kepada korban.

"Kami akan dalami siapa sebenarnya pelakunya. Untuk bukti, selain dari visum, kami juga dalami dari rekaman CCTV di lingkugan tersebut," ujar Supadi.

Baca juga: Pelecehan Seksual Terekam Kamera CCTV di Jatinegara

Supadi menjelaskan, kejadian pelecehan terjadi pada 6 Februari 2018 sekitar pukul 20.30 di lingkungan rumah korban yang diketahui berinisial DK.

Saat itu korban sedang menuju ke warung mencari makan. Tiba-tiba dari belakang pelaku menyekap muka korban, lalu melakukan pelecehan seksual.

"Saat itu korban mencoba melawan dengan cara berontak dan terjatuh," ujar Supadi.

Saat korban jatuh, pelaku langsung melarikan diri dan korban langsung pulang ke rumah.

"Mudah-mudahan kami akan cepat menangkap pelaku," kata Supadi.


Komentar

Terkini Lainnya

Menurut Novanto, Politisi PDI-P Arif Wibowo Terima Uang E-KTP 350.000 Dollar AS

Menurut Novanto, Politisi PDI-P Arif Wibowo Terima Uang E-KTP 350.000 Dollar AS

Nasional
Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maksapai Turki Panik

Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maksapai Turki Panik

Internasional
Masalah Ekonomi Dorong Pasutri Ini Nekat Jual Sabu

Masalah Ekonomi Dorong Pasutri Ini Nekat Jual Sabu

Regional
Pansus RUU Antiterorisme Ingin Definisi Terorisme Diperketat Agar Polri Tak Bertindak Subyektif

Pansus RUU Antiterorisme Ingin Definisi Terorisme Diperketat Agar Polri Tak Bertindak Subyektif

Nasional
7 Kasus Status di Media Sosial yang Pernah Dibawa ke Jalur Hukum

7 Kasus Status di Media Sosial yang Pernah Dibawa ke Jalur Hukum

Regional
Kisah 'Spiderman' Cantik Asal Grobogan Bikin Bangga Orang Sekampung (2)

Kisah "Spiderman" Cantik Asal Grobogan Bikin Bangga Orang Sekampung (2)

Regional
Politisi PSI Galang Petisi “Jangan Penjarakan Raja Juli Antoni”

Politisi PSI Galang Petisi “Jangan Penjarakan Raja Juli Antoni”

Nasional
Polri: Siapapun yang Menyebut Serangan Teror Rekayasa, Kami Tunggu Buktinya

Polri: Siapapun yang Menyebut Serangan Teror Rekayasa, Kami Tunggu Buktinya

Nasional
Menteri BUMN Serap Gabah 4.700 Ton di Garut

Menteri BUMN Serap Gabah 4.700 Ton di Garut

Regional
Rudiantara: Kami Sudah Blokir 2.500 Konten Radikal dan Masih Terus Bertambah...

Rudiantara: Kami Sudah Blokir 2.500 Konten Radikal dan Masih Terus Bertambah...

Regional
Ada 46 Bangunan Tempat Tinggal yang Terbakar di Pondok Bambu dan Cipinang Muara

Ada 46 Bangunan Tempat Tinggal yang Terbakar di Pondok Bambu dan Cipinang Muara

Megapolitan
Orangtua Korban Penembakan Sekolah Texas Sebut Motif Pelaku karena Asmara

Orangtua Korban Penembakan Sekolah Texas Sebut Motif Pelaku karena Asmara

Internasional
Keponakan Novanto Mengaku Berikan Uang ke Jafar Hafsah dan Nur Assegaf

Keponakan Novanto Mengaku Berikan Uang ke Jafar Hafsah dan Nur Assegaf

Nasional
Kesaksian Juru Parkir Amankan Pria yang Shalat di Tengah Jalan

Kesaksian Juru Parkir Amankan Pria yang Shalat di Tengah Jalan

Megapolitan
Seorang Bayi Lahir di Pulau yang 12 Tahun Larang Adanya Kelahiran

Seorang Bayi Lahir di Pulau yang 12 Tahun Larang Adanya Kelahiran

Internasional

Close Ads X