Amien Rais Sebut Ada yang Ingin Memecah Hubungan Beragama di Indonesia - Kompas.com

Amien Rais Sebut Ada yang Ingin Memecah Hubungan Beragama di Indonesia

Kompas.com - 13/02/2018, 09:44 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikukuhkan menjadi pendekar utama kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Minggu (11/2/2018). Amien Rais yang menjadi Dewan Penasihat Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah turut hadir dalam pengukuhan tersebut.KOMPAS.com/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikukuhkan menjadi pendekar utama kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Minggu (11/2/2018). Amien Rais yang menjadi Dewan Penasihat Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah turut hadir dalam pengukuhan tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com — Politikus Amien Rais berkomentar soal penyerangan Gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta. Dia menyebut ada "kekuatan siluman" di balik penyerangan yang terjadi di tengah ibadah misa itu.

"Jadi, kalau saya melihat ini ada kekuatan siluman," ujar Amien di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (12/2/2018) malam.

Amien menjelaskan, yang dimaksud kekuatan siluman adalah adanya kekuatan yang tidak tahu dari mana, ingin memecah belah bangsa.

Amien menilai, pihak yang melakukan penyerangan ini ingin membuat hubungan umat beragama di Indonesia hancur.

"Kekuatan enggak kelihatan sedang merongrong bangsa ini. Tampaknya, lho, ingin mengadu umat beragama supaya Indonesia ini hancur," ujar Amien.

Baca juga: Penyerang Gereja Santa Lidwina Sudah 4-5 Hari di Yogyakarta

"Siapa? Tak cari itu," katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria melakukan penyerangan dengan senjata tajam saat ibadah misa di Gereja Santa Lidwina di Bedog, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/2/2018) pagi.

Akibatnya, 3 umat, 1 romo, dan 1 anggota kepolisian mengalami luka akibat sabetan pedang.

Polisi kesulitan menangkap pelaku karena terus melawan. Akhirnya, pelaku dilumpuhkan setelah petugas menembakkan dua peluru ke kakinya.

Baca juga: Kapolri: Penyerang Gereja Santa Lidwina Terindikasi Kena Paham Radikal


Kompas TV Sikap PAN yang berbeda dengan anggota koalisi partai pendukung pemerintah terkait undang-undang penyelenggaraan pemilu terus mendapat sorotan.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Komentar
Close Ads X