Diminta Tak Rayakan Valentine, Apa Kata Guru dan Pelajar di Depok - Kompas.com

Diminta Tak Rayakan Valentine, Apa Kata Guru dan Pelajar di Depok

Kompas.com - 13/02/2018, 12:10 WIB
Para siswa SMA Negeri 8 Depok sedang beristirahat di kantin sekolah, Selasa (13/2/2018).KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Para siswa SMA Negeri 8 Depok sedang beristirahat di kantin sekolah, Selasa (13/2/2018).

DEPOK, KOMPAS.com — Wakil Kepala  SMA Negeri 8 Depok, Jawa Barat, Eka Mustika menyatakan telah mendapat surat edaran dari Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Depok yang berisi larangan bagi pelajar merayakan hari Valentine atau hari kasih sayang yang diperingati setiap 14 Februari.

"Memang dari tahun ke tahun kami enggak ada merayakan Valentine-Valentine itu," kata Eka saat ditemui diruangannya, Selasa (13/2/2018).

Menurut Eka, tanpa dilarang pun, murid-murid yang ada di SMA 8 Depok tak pernah merayakannya di dalam sekolah dengan memberikan hadiah berupa coklat maupun bunga.

"Anak-anak sepertinya sudah paham kalau itu bukan budaya mereka," kata dia.

Baca juga : Pelajar Depok Dilarang Rayakan Hari Valentine

Aditya Chandra yang menjabat sebagai Ketua OSIS menuturkan, di lingkungan sekolahnya tidak pernah ada perayaan Valentine.

"Kalau saya pribadi enggak merayakan, karena itu budaya Barat, di sini juga enggak ada, enggak tahu kalau di luar," kata Aditya.

"Tidak perlu dirayakan, bagi saya hari kasih sayang itu memang sudah sepatutnya diterapkan setiap hari dengan menunjukkan kasih sayang kita ke orang terdekat, keluarga, maupun teman," kata dia.


Komentar

Terkini Lainnya

Hasanudin Sebut Reformis Sejati Itu Habibie

Hasanudin Sebut Reformis Sejati Itu Habibie

Regional
Penjaga Auditorium Muhammadiyah Ditemukan Tewas, Diduga Sudah 3 Hari

Penjaga Auditorium Muhammadiyah Ditemukan Tewas, Diduga Sudah 3 Hari

Regional
Jaksa Sebut Sidang Kasus Pembunuhan Istri dan Dua Anak Ditunda karena Saksi Belum Siap

Jaksa Sebut Sidang Kasus Pembunuhan Istri dan Dua Anak Ditunda karena Saksi Belum Siap

Megapolitan
Polisi yang Viral Nyanyikan Lagu soal Teroris Pernah Jadi Pengamen dan Penyemir Sepatu

Polisi yang Viral Nyanyikan Lagu soal Teroris Pernah Jadi Pengamen dan Penyemir Sepatu

Regional
Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang kepada Agun Gunandjar

Keponakan Novanto Akui Serahkan Uang kepada Agun Gunandjar

Nasional
Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Sebelum Rumahnya Dirusak, Warga Ahmadiyah di Lombok Diminta Bertobat

Nasional
Iseng Lempari 3 Bus dengan Batu, 3 Remaja di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Iseng Lempari 3 Bus dengan Batu, 3 Remaja di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Regional
Kabin Pesawat Maskapai ANA Dipenuhi Asap, 137 Penumpang Dievakuasi

Kabin Pesawat Maskapai ANA Dipenuhi Asap, 137 Penumpang Dievakuasi

Internasional
BPPTKG: Dua Letusan Freatik Gunung Merapi Hari Ini Bersuhu 274,9 Derajat Celcius

BPPTKG: Dua Letusan Freatik Gunung Merapi Hari Ini Bersuhu 274,9 Derajat Celcius

Regional
Tulis Status Menistakan Agama di Facebook, Mahasiswa Jadi Tersangka

Tulis Status Menistakan Agama di Facebook, Mahasiswa Jadi Tersangka

Regional
Pengacara Pendi Pertanyakan PN Tangerang Tunda Sidang Tanpa Pemberitahuan Resmi

Pengacara Pendi Pertanyakan PN Tangerang Tunda Sidang Tanpa Pemberitahuan Resmi

Megapolitan
3 Jenazah Pelaku Bom Gereja Surabaya Masih Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim

3 Jenazah Pelaku Bom Gereja Surabaya Masih Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim

Regional
Komnas HAM Desak Polisi Tindak Pelaku Perusak Rumah Warga Ahmadiyah

Komnas HAM Desak Polisi Tindak Pelaku Perusak Rumah Warga Ahmadiyah

Nasional
Anak Tidak Bisa 'Diam'? Cek Siapa Tahu Dia 'Cerdas Kinestetik'

Anak Tidak Bisa 'Diam'? Cek Siapa Tahu Dia 'Cerdas Kinestetik'

Edukasi
Bripda Krisma, Anak Pemulung yang Berhasil Jadi Polisi

Bripda Krisma, Anak Pemulung yang Berhasil Jadi Polisi

Regional

Close Ads X