Warga Sempat Dengar Teriakan dari Rumah Keluarga yang Dibunuh di Tangerang - Kompas.com

Warga Sempat Dengar Teriakan dari Rumah Keluarga yang Dibunuh di Tangerang

Kompas.com - 13/02/2018, 13:34 WIB
Kondisi rumah Emah (40), yang jadi korban pembunuhan di Perumahan Taman Kota Permai 2, Priuk, Tangerang, Selasa (13/2/2018).Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com Kondisi rumah Emah (40), yang jadi korban pembunuhan di Perumahan Taman Kota Permai 2, Priuk, Tangerang, Selasa (13/2/2018).

TANGERANG, KOMPAS.com - Warga Blok B6 Perumahan Taman Kota Permai 2, Priuk, Tangerang mengaku sempat mendengar teriakan dari rumah nomor 05 yang dihuni oleh Emah (40).

Emah merupakan salah seorang korban pembunuhan yang terjadi di perumahan tersebut pada Senin (12/2/2018).

"Sekitar jam 02.30 pagi, saya yang lagi urus cucu saya dengar teriakan 'Astaghfirullah'. Pokoknya dia nyebut gitu," kata Khadijah, salah seorang warga Perumahan Taman Kota Permai 2, saat ditemui, Selasa (13/2/2018).

Selain itu, Khadijah juga mengaku mendengar suara benturan benda ke tembok dari rumah Emah. Lantaran takut, Khadijah tak berani menengok keluar rumah dan memberikan pertolongan.

"Saya dengar suara gitu, seperti kepala dibenturin ke tembok. Saya enggak berani menolong karena takut," imbuh Khadijah.

Baca juga : Polisi Temukan 4 Ponsel Dibungkus Rapi di Rumah Korban Pembunuhan Tangerang

Begitu fajar menyingsing, Khadijah curiga sebab Emah dan dua anaknya bernama Novi (19) dan Tiara (11) tidak keluar rumah dan tidak mengeluarkan motor seperti biasa.

Atas kecurigaannya tersebut, Khadijah dan warga lainnya melapor ke Ketua RT 05 Pratomo.

Saat dihubungi terpisah, Pratomo menyampaikan setelah mendapat laporan itu, dirinya bersama dengan warga mendatangi rumah Emah dan membuka pintu rumah guna memeriksa keadaan keluarga tersebut.

Setelah berhasil membuka pintu rumah tersebut, Pratomo dan warga menemukan keberadaan anggota keluarga itu.

Emah dan kedua anaknya ditemukan tewas dengan luka sayatan di atas tempat tidur. Sedangkan suami Emah bernama Effendi (55) ada di kamar belakang mengalami luka di bagian perut dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.


Komentar

Terkini Lainnya

Makan Hewan Dilindungi, Seorang Pria Dipecat dari Pekerjaannya

Makan Hewan Dilindungi, Seorang Pria Dipecat dari Pekerjaannya

Internasional
Rusia Jadi Negara yang Secara Militer Paling Sulit Ditaklukkan

Rusia Jadi Negara yang Secara Militer Paling Sulit Ditaklukkan

Internasional
Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang, Para Penumpang Selamat

Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang, Para Penumpang Selamat

Regional
Plafon Mal Central Park Jebol karena Pipa Bocor, Sejumlah 'Tenant' Sempat Tergenang

Plafon Mal Central Park Jebol karena Pipa Bocor, Sejumlah "Tenant" Sempat Tergenang

Megapolitan
Setya Novanto Batal Dihadirkan Lagi dalam Sidang Fredrich Yunadi

Setya Novanto Batal Dihadirkan Lagi dalam Sidang Fredrich Yunadi

Nasional
Kelebihan Beban Truk 18 Ton Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Bumiayu Brebes

Kelebihan Beban Truk 18 Ton Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Bumiayu Brebes

Regional
Meraup Untung Usaha Gosok Keliling 'Gokil' di Bekasi...

Meraup Untung Usaha Gosok Keliling "Gokil" di Bekasi...

Megapolitan
Saiful Tewas Ditikam 4 Orang Mabuk Miras yang Tegur Suara Motor Korban

Saiful Tewas Ditikam 4 Orang Mabuk Miras yang Tegur Suara Motor Korban

Megapolitan
BI Kediri Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru Selama Ramadhan

BI Kediri Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru Selama Ramadhan

Regional
Belum Genap Sepekan Ramadhan, Polisi UEA Tangkap 91 Pengemis

Belum Genap Sepekan Ramadhan, Polisi UEA Tangkap 91 Pengemis

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Ho Chi Minh, Simbol Kemerdekaan Vietnam

Biografi Tokoh Dunia: Ho Chi Minh, Simbol Kemerdekaan Vietnam

Internasional
Menurut Novanto, Politisi PDI-P Arif Wibowo Terima Uang E-KTP 350.000 Dollar AS

Menurut Novanto, Politisi PDI-P Arif Wibowo Terima Uang E-KTP 350.000 Dollar AS

Nasional
Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maskapai Turki Panik

Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maskapai Turki Panik

Internasional
Masalah Ekonomi Dorong Pasutri Ini Nekat Jual Sabu

Masalah Ekonomi Dorong Pasutri Ini Nekat Jual Sabu

Regional
Pansus RUU Antiterorisme Ingin Definisi Terorisme Diperketat Agar Polri Tak Bertindak Subyektif

Pansus RUU Antiterorisme Ingin Definisi Terorisme Diperketat Agar Polri Tak Bertindak Subyektif

Nasional

Close Ads X