Pelaku Pelecehan Seksual di Jatinegara Tak Mampu Menahan Diri Saat Lihat Korban

Kompas.com - 13/02/2018, 20:07 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual Ilustrasi pelecehan seksual
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Jatinegara Kompol Supadi mengatakan, pelaku pelecehan seksual terhadap wanita berinisial DK yang merupakan warga Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, melakukan aksinya karena didorong hawa nafsu.

"Pelaku berinisial RA, dari pengakuannya dia bilang melakukan itu karena nafsu," ucap Supadi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (13/2/2018).

Ketika melihat korban berjalan mengenakan daster, lanjut Supadi, pelaku mengaku tak dapat menahan diri.

Baca juga : Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan Seksual di Jatinegara

Supadi juga mengatakan bahwa pelaku merupakan warga Cipinang Besar Utara. Namun, keduanya tidak saling kenal.

"Pelaku ditangkap di rumahnya yang beralamat di Perumpung Tengah, Cipinang Besar Utara, Jatinegara. Pelaku juga sudah berkeluarga, anak satu," ujar Supadi.

Ia mengatakan, sampai saat ini pelaku masih menjalani pemerikasaan polisi dan akan dibawa ke Polres Jakarta Timur. "Nanti akan dirilis oleh Polres, nanti akan dijabarkan lebih lanjut," ucap Supadi.

Baca juga : Saat Kejadian, Korban Pelecehan Seksual di Jatinegara Hendak ke Warung Lewat Jalan Sepi

Aksi pelecehan seksual yang dilakukan RA terekam kamera CCTV yang dipasang warga. Insiden itu terjadi pada 6 Februari 2018 lalu sekitar pukul 20.30.

DK saat itu hendak keluar untuk membeli makan di warung. Namun, ketika sedang berjalan, tiba-tiba dari belakang ia disekap okeh pelaku dan dipegang bagian tubuhnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Megapolitan
Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

Megapolitan
Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Bukan Asli Betawi, 'Lu', 'Gue', 'Cincong' Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Bukan Asli Betawi, "Lu", "Gue", "Cincong" Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Megapolitan
[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

Megapolitan
Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Megapolitan
Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

Megapolitan
Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X