Diguyur Hujan, Pengemudi Taksi "Online" Tetap Berdemo - Kompas.com

Diguyur Hujan, Pengemudi Taksi "Online" Tetap Berdemo

Kompas.com - 14/02/2018, 17:34 WIB
Demo pengemudi taksi online di Taman Pandang, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Demo pengemudi taksi online di Taman Pandang, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com  Hujan gerimis mengguyur pengemudi taksi online di depan Taman Pandang Istana, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, massa dan orator tetap bertahan di lokasi.

Orator beberapa kali memaksa massa tidak berteduh.

Baca juga: Pengemudi Taksi Online Demo, Mobilnya Padati Jalan Medan Merdeka

"Ayo yang masih berteduh, kita bareng-bareng berjuang. Jangan takut sama hujan," kata orator dari mobil komando.

Hingga pukul 16.45, massa masih menunggu perwakilan yang diterima masuk ke dalam Istana Merdeka.

Mereka bergantian mengeluhkan profesinya serta bergoyang dangdut. 

Baca juga: Tolak Permenhub 108, Pengemudi Taksi Online Demo di Depan Istana

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 (PM 108) Tahun 2017 tentang Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Tidak Dalam Trayek pada November 2017 lalu. 

Dalam PM 108, sopir taksi online diwajibkan memiliki SIM A Umum, bergabung dengan badang hukum, memiliki dokumen perjalanan berupa STNK, KIR, serta kartu pengawasan. Aturan ini belum berlaku efektif sebab Menhub masih memberi toleransi.

Kompas TV Sopir taksi online Rabu (14/2) siang akan melakukan unjukrasa di depan Istana Negara Jakarta.


Komentar

Terkini Lainnya

Jokowi: Bersihkan Lembaga Pendidikan dari Ideologi Sesat Terorisme

Jokowi: Bersihkan Lembaga Pendidikan dari Ideologi Sesat Terorisme

Edukasi
'Rolling Charity', Komunitas Sedekah Bergulir untuk Kaum Papa di Kediri

"Rolling Charity", Komunitas Sedekah Bergulir untuk Kaum Papa di Kediri

Regional
58 Napi Terorisme Dipindahkan dari Nusakambangan

58 Napi Terorisme Dipindahkan dari Nusakambangan

Regional
Korut Minta Korsel Pulangkan 12 Pekerja Restoran yang Membelot

Korut Minta Korsel Pulangkan 12 Pekerja Restoran yang Membelot

Internasional
Ini Calon Gubernur Favorit Pilihan Generasi Milenial Versi Instrat

Ini Calon Gubernur Favorit Pilihan Generasi Milenial Versi Instrat

Regional
Mencekamnya Jakarta pada Hari Terakhir Berkuasanya Soeharto...

Mencekamnya Jakarta pada Hari Terakhir Berkuasanya Soeharto...

Nasional
Massilumba Oroang, Tradisi 'Kaveling' Tempat Shalat Tarawih di Masjid Polewali Mandar

Massilumba Oroang, Tradisi "Kaveling" Tempat Shalat Tarawih di Masjid Polewali Mandar

Regional
Jelang Lebaran, CFD Solo Akan Diliburkan Sementara Selama 3 Pekan

Jelang Lebaran, CFD Solo Akan Diliburkan Sementara Selama 3 Pekan

Regional
Survei Indo Barometer, Soeharto Dinilai sebagai Presiden Paling Berhasil

Survei Indo Barometer, Soeharto Dinilai sebagai Presiden Paling Berhasil

Nasional
KPU Tajungpinang: Peserta Pilkada yang Gunakan Rumah Ibadah untuk Kampanye Diberi Saksi Tegas

KPU Tajungpinang: Peserta Pilkada yang Gunakan Rumah Ibadah untuk Kampanye Diberi Saksi Tegas

Regional
Momen Langka Ibu Meghan Markle Menggandeng Pangeran Charles

Momen Langka Ibu Meghan Markle Menggandeng Pangeran Charles

Internasional
Toyota MR2 Spyder Terbakar, Pengemudi Selamat, tapi Sedikit 'Shocked'

Toyota MR2 Spyder Terbakar, Pengemudi Selamat, tapi Sedikit "Shocked"

Megapolitan
Era Belajar Online, Ini 4 Tips Agar Hasil Optimal

Era Belajar Online, Ini 4 Tips Agar Hasil Optimal

Edukasi
Protes Warga Berujung Penghentian Uji Coba Penutupan Tiga Simpang di Mampang Prapatan

Protes Warga Berujung Penghentian Uji Coba Penutupan Tiga Simpang di Mampang Prapatan

Megapolitan
Uji Coba Dihentikan, Beton Pembatas Tiga Simpang di Mampang Prapatan Diangkut

Uji Coba Dihentikan, Beton Pembatas Tiga Simpang di Mampang Prapatan Diangkut

Megapolitan

Close Ads X