PT Transjakarta Beli 300 Bus "Low Entry" untuk Jadi Bus Pengumpan - Kompas.com

PT Transjakarta Beli 300 Bus "Low Entry" untuk Jadi Bus Pengumpan

Kompas.com - 14/02/2018, 22:17 WIB
Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono saat mencoba bus low entry berbahan alumunium di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/2/2018).Kompas.com/Akhdi Martin Pratama Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono saat mencoba bus low entry berbahan alumunium di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/2/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menambah 300 armada bus berjenis low entry pada 2018. Bus-bus tersebut nanti akan beroperasi di luar Bus Rapid Transit (BRT) atau jalur khusus bus transJakarta.

Direktur Teknik dan Fasilitas Transjakarta, Wijanarko mengatakan, ratusan bus ini akan dijadikan bus pengumpan ke moda transportasi massal lainnya.

"Bus low entry ini akan menjadi feeder ke stasiun MRT, KCJ dan halte transjakarta. Yang sudah kami lakukan adalah yang di Tebet, terus terang kami head to head dengan angkot, Go-jek, tapi kami tetap penggemarnya banyak," ujar Wijanarko di Semarang, Rabu (14/2/2018).

Baca juga : Bus Low Entry Transjakarta Miliki Fitur Pencegah Kebakaran

Pria yang akrab disapa Koko itu menambahkan, bus-bus itu dihadirkan untuk menjadi alternatif bagi warga dalam bertransportasi.

"Jadi nanti tidak akan beroperasi di jalan busway tetapi menjadi pengganti bus kota pada umumnya, akan beroperasi di jalur yang dibangun Dinas Bina Marga, sehingga warga nyaman dalam meneruskan perjalanan," kata Koko.

Koko mengklaim pengguna transjakarta naik hingga 50 persen sejak 2015. Pihaknya berkomitmen akan memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna.

"Jumlah penumpang kami dari 2015, 102 juta (orang), meningkat (menjadi) 144 juta (orang) di tahun 2017. Hampir naik 50 persen. Diharapkab dengan adanya bus dengan teknologi membaik penumpang meningkat," kata Koko.


Komentar

Terkini Lainnya

Jokowi: Bersihkan Lembaga Pendidikan dari Ideologi Sesat Terorisme

Jokowi: Bersihkan Lembaga Pendidikan dari Ideologi Sesat Terorisme

Edukasi
'Rolling Charity', Komunitas Sedekah Bergulir untuk Kaum Papa di Kediri

"Rolling Charity", Komunitas Sedekah Bergulir untuk Kaum Papa di Kediri

Regional
58 Napi Terorisme Dipindahkan dari Nusakambangan

58 Napi Terorisme Dipindahkan dari Nusakambangan

Regional
Korut Minta Korsel Pulangkan 12 Pekerja Restoran yang Membelot

Korut Minta Korsel Pulangkan 12 Pekerja Restoran yang Membelot

Internasional
Ini Calon Gubernur Favorit Pilihan Generasi Milenial Versi Instrat

Ini Calon Gubernur Favorit Pilihan Generasi Milenial Versi Instrat

Regional
Mencekamnya Jakarta pada Hari Terakhir Berkuasanya Soeharto...

Mencekamnya Jakarta pada Hari Terakhir Berkuasanya Soeharto...

Nasional
Massilumba Oroang, Tradisi 'Kaveling' Tempat Shalat Tarawih di Masjid Polewali Mandar

Massilumba Oroang, Tradisi "Kaveling" Tempat Shalat Tarawih di Masjid Polewali Mandar

Regional
Jelang Lebaran, CFD Solo Akan Diliburkan Sementara Selama 3 Pekan

Jelang Lebaran, CFD Solo Akan Diliburkan Sementara Selama 3 Pekan

Regional
Survei Indo Barometer, Soeharto Dinilai sebagai Presiden Paling Berhasil

Survei Indo Barometer, Soeharto Dinilai sebagai Presiden Paling Berhasil

Nasional
KPU Tajungpinang: Peserta Pilkada yang Gunakan Rumah Ibadah untuk Kampanye Diberi Saksi Tegas

KPU Tajungpinang: Peserta Pilkada yang Gunakan Rumah Ibadah untuk Kampanye Diberi Saksi Tegas

Regional
Momen Langka Ibu Meghan Markle Menggandeng Pangeran Charles

Momen Langka Ibu Meghan Markle Menggandeng Pangeran Charles

Internasional
Toyota MR2 Spyder Terbakar, Pengemudi Selamat, tapi Sedikit 'Shocked'

Toyota MR2 Spyder Terbakar, Pengemudi Selamat, tapi Sedikit "Shocked"

Megapolitan
Era Belajar Online, Ini 4 Tips Agar Hasil Optimal

Era Belajar Online, Ini 4 Tips Agar Hasil Optimal

Edukasi
Protes Warga Berujung Penghentian Uji Coba Penutupan Tiga Simpang di Mampang Prapatan

Protes Warga Berujung Penghentian Uji Coba Penutupan Tiga Simpang di Mampang Prapatan

Megapolitan
Uji Coba Dihentikan, Beton Pembatas Tiga Simpang di Mampang Prapatan Diangkut

Uji Coba Dihentikan, Beton Pembatas Tiga Simpang di Mampang Prapatan Diangkut

Megapolitan

Close Ads X