Ketika Nasib Anies Baswedan Ditentukan Amplop...

Kompas.com - 15/02/2018, 12:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melihat mobil Hibiscus milik Puskesmas Senen, Selasa (13/2/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melihat mobil Hibiscus milik Puskesmas Senen, Selasa (13/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang masa mudanya ketika harap-harap cemas menanti kepastian beasiswa ke Amerika Serikat.

Anies menceritakan pengalamannya ketika meluncurkan prangko seri Asian Games 2018.

"Saya sering nasib ditentukan amplop. Saya daftar (beasiswa) Fulbright, setiap pulang kantor ke rumah bertanya-tanya sudah datang belum suratnya. Jawaban diterima atau ditolak lewat surat itu," kata Anies di kantor pos, Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2018).

Baca juga: Mencari Maksud Anies soal Pengakuan Alexis...

Pada 1997, Anies menerima beasiswa Fulbright dari Aminef untuk melanjutkan kuliah master dalam bidang keamanan internasional dan kebijakan ekonomi di School of Public Affairs, University of Maryland, College Park.

Ia juga bercerita ketika kecil lebih suka mengumpulkan prangko bekas ketimbang membeli di toko buku. Pasalnya, surat-menyurat adalah bagian hidupnya meski sekarang sudah tidak musim lagi.

"Bagi millenials (surat-menyurat dan mengumpulkan prangko) itu sejarah, bagi kami itu pengalaman hidup," ujarnya.

Baca juga: Sesuai Instruksi Anies-Sandi, Ikan Beku dan Susu Murah Dijual di RPTRA

PT Pos Indonesia meluncurkan prangko seri Asian Games Ke-18. Prangko ini terbit dalam beberapa jenis, mulai dari mini sheet, suvenir sheet Jakarta dan Palembang, edisi khusus, serta sampul hari pertama.

Warga bisa membeli seri terbatas ini di seluruh kantor pos, kecuali edisi khusus yang hanya bisa didapatkan di Jakarta dan Palembang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X