DKI Akan Rekayasa Jadwal Karyawan dan Anak Sekolah Saat Asian Games - Kompas.com

DKI Akan Rekayasa Jadwal Karyawan dan Anak Sekolah Saat Asian Games

Kompas.com - 15/02/2018, 18:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (6/2/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (6/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan skema jadwal kerja karyawan dan belajar siswa sekolah saat perhelatan Asian Games 2018 pada 18 Agustus 2018 - 2 September 2018 nanti.

"Akan ada rekayasa lalu lintas, akan ada pengaturan jam karyawan di sekitar area yang akan digunakan Asian Games. Begitu juga jadwal anak sekolah," ujar Anies di Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2018).

Anies belum bisa menyampaikan detailnya karena masih disiapkan. Ia mengatakan sudah ada instruksi untuk merekayasa aktivitas warga agar penyelenggaraan Asian Games tidak terganggu.

Baca juga : Transjakarta Siapkan 300 Bus Low Entry untuk Asian Games

"Intinya mengelola lalu lintas, kesibukan warga sehingga event kelas dunia dan tidak berlangsung tahunan ini tidak terganggu," ujar Anies.

Soal meliburkan siswa sekolah, Anies berpendapat bukan berarti siswa dibebaskan dari kegiatan belajar. Ia mengatakan libur boleh saja jika memang ada penugasan di rumah.

"Libur itu beda, sekolah itu bisa diselenggarakan di sekolahnya bisa ada penugasan di rumah. di dunia pendidikan itu bukan hal yang aneh. Misalnya, ada asap berminggu-minggu itu bukan libur, tapi penugasan dari sekolah," ujar Anies.

Baca juga : Pemilu dan Asian Games Bakal Dongkrak Permintaan Hotel Tahun Ini

Kompas TV Lima juri masing masing memberi nilai nyaris sempurna di atas 190 poin


Komentar

Terkini Lainnya

Soal Konflik Warga dan Ahmadiyah, Lombok Timur Diminta Belajar dari Wonosobo

Soal Konflik Warga dan Ahmadiyah, Lombok Timur Diminta Belajar dari Wonosobo

Nasional
Bersama Pangeran Harry, Meghan Berencana Jenguk Ayahnya di Meksiko

Bersama Pangeran Harry, Meghan Berencana Jenguk Ayahnya di Meksiko

Internasional
Makan Hewan Dilindungi, Seorang Pria Dipecat dari Pekerjaannya

Makan Hewan Dilindungi, Seorang Pria Dipecat dari Pekerjaannya

Internasional
Rusia Jadi Negara yang Secara Militer Paling Sulit Ditaklukkan

Rusia Jadi Negara yang Secara Militer Paling Sulit Ditaklukkan

Internasional
Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang, Para Penumpang Selamat

Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang, Para Penumpang Selamat

Regional
Plafon Mal Central Park Jebol karena Pipa Bocor, Sejumlah 'Tenant' Sempat Tergenang

Plafon Mal Central Park Jebol karena Pipa Bocor, Sejumlah "Tenant" Sempat Tergenang

Megapolitan
Setya Novanto Batal Dihadirkan Lagi dalam Sidang Fredrich Yunadi

Setya Novanto Batal Dihadirkan Lagi dalam Sidang Fredrich Yunadi

Nasional
Kelebihan Beban Truk 18 Ton Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Bumiayu Brebes

Kelebihan Beban Truk 18 Ton Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Bumiayu Brebes

Regional
Meraup Untung Usaha Gosok Keliling 'Gokil' di Bekasi...

Meraup Untung Usaha Gosok Keliling "Gokil" di Bekasi...

Megapolitan
Saiful Tewas Ditikam 4 Orang Mabuk Miras yang Tegur Suara Motor Korban

Saiful Tewas Ditikam 4 Orang Mabuk Miras yang Tegur Suara Motor Korban

Megapolitan
BI Kediri Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru Selama Ramadhan

BI Kediri Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru Selama Ramadhan

Regional
Belum Genap Sepekan Ramadhan, Polisi UEA Tangkap 91 Pengemis

Belum Genap Sepekan Ramadhan, Polisi UEA Tangkap 91 Pengemis

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Ho Chi Minh, Simbol Kemerdekaan Vietnam

Biografi Tokoh Dunia: Ho Chi Minh, Simbol Kemerdekaan Vietnam

Internasional
Menurut Novanto, Politisi PDI-P Arif Wibowo Terima Uang E-KTP 350.000 Dollar AS

Menurut Novanto, Politisi PDI-P Arif Wibowo Terima Uang E-KTP 350.000 Dollar AS

Nasional
Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maskapai Turki Panik

Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maskapai Turki Panik

Internasional

Close Ads X