Kompas.com - 19/02/2018, 12:22 WIB
Banyak sampah mengotori Situ Gintung di Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Foto diambil Senin (19/2/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOBanyak sampah mengotori Situ Gintung di Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Foto diambil Senin (19/2/2018).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Situ Gintung di Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan kondisinya mulai memprihatinkan karena banyak sampah berada di situ tersebut.

Berdasarkan pntauan Kompas.com di lokasi, berbagai macam sampah terlihat mengapung di Situ Gintung. Mulai dari sampah bungkus makanan, minuman, styrofoam, hingga sampah rumah tangga ada di Situ Gintung.

Salah seorang warga bernama Heru mengeluhkan keberadaan sampah-sampah tersebut yang menurutnya sudah ada sejak lama.

"Sudah lama sih ini sampah banyak di situ, tapi belum ada tindakan dari Pemkot (Tangsel)," kata Heru kepada Kompas.com, Senin (19/2/2018).

Banyak sampah mengotori Situ Gintung di Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Foto diambil Senin (19/2/2018).KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Banyak sampah mengotori Situ Gintung di Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Foto diambil Senin (19/2/2018).

Dia meminta Pemkot Tangsel untuk segera menyelesaikan masalah sampah yang ada di Situ Gintung secepatnya. Dia khawatir, tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung pada 2009 silam kembali terjadi.

Sementara itu Ade, salah seorang warga yang kerap lari pagi di sekitar Situ Gintung menyebut sampah-sampah di sana mengganggu kenyamanan saat dia berlari. Selain itu, hal tersebut juga mencemari keindahan Situ Gintung.

"Terasa banget kalau lagi lari itu bau dan bikin jelek pemandangan, jadi ganggu ya," ucap dia.

Selain ada di air situ, sampah-sampah juga berserakan di jalur pejalan kaki yang dibuat mengitari kawasan situ. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pemudik di Ciledug Diminta Jalani Karantina Mandiri Usai Dinyatakan Positif Covid-19

3 Pemudik di Ciledug Diminta Jalani Karantina Mandiri Usai Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
John Kei Membela Diri: Mengaku Sudah Bertobat hingga Merasa Dizalimi

John Kei Membela Diri: Mengaku Sudah Bertobat hingga Merasa Dizalimi

Megapolitan
Antisipasi Jakarta Hadapi Lonjakan Covid-19 Setelah Libur Panjang Lebaran

Antisipasi Jakarta Hadapi Lonjakan Covid-19 Setelah Libur Panjang Lebaran

Megapolitan
Belasan Kios di Terminal Senen Terbakar

Belasan Kios di Terminal Senen Terbakar

Megapolitan
UPDATE: Tambah 11 Kasus di Tangsel, 120 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 11 Kasus di Tangsel, 120 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 195 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 195 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Fakta Pelajar Menjambret di Jagakarsa, Cari Korban untuk Bayar Utang

Fakta Pelajar Menjambret di Jagakarsa, Cari Korban untuk Bayar Utang

Megapolitan
Kronologi Klaster Covid-19 di Perum Griya Melati Bogor, 25 Orang Terinfeksi

Kronologi Klaster Covid-19 di Perum Griya Melati Bogor, 25 Orang Terinfeksi

Megapolitan
Lambatnya Polisi Usut Pemerkosaan dan Perdagangan Remaja yang Menjerat Anak Anggota DPRD Bekasi

Lambatnya Polisi Usut Pemerkosaan dan Perdagangan Remaja yang Menjerat Anak Anggota DPRD Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Permintaan Maaf Wagub DKI soal Video Paduan Suara di Masjid Istiqlal | Permintaan Maaf JYC yang Gelar Paduan Suara di Masjid Istiqlal

[POPULER JABODETABEK] Permintaan Maaf Wagub DKI soal Video Paduan Suara di Masjid Istiqlal | Permintaan Maaf JYC yang Gelar Paduan Suara di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Usai Mudik, Satu Keluarga di Ciledug Kota Tangerang Positif Covid-19

Usai Mudik, Satu Keluarga di Ciledug Kota Tangerang Positif Covid-19

Megapolitan
Wagub: TGUPP Bukan Penyebab ASN Tak Ikut Lelang Jabatan

Wagub: TGUPP Bukan Penyebab ASN Tak Ikut Lelang Jabatan

Megapolitan
Depok Catat 126 Kasus Baru Covid-19 pada 18 Mei

Depok Catat 126 Kasus Baru Covid-19 pada 18 Mei

Megapolitan
Sebuah Gudang Kabel Optik di Cipayung Terbakar

Sebuah Gudang Kabel Optik di Cipayung Terbakar

Megapolitan
Hari Ini, 4 Perusahaan di Kota Tangerang Laksanakan Vaksinasi Gotong Royong

Hari Ini, 4 Perusahaan di Kota Tangerang Laksanakan Vaksinasi Gotong Royong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X