Kapal Sunrise Glory yang Selundupkan 1 Ton Sabu Akan Dibongkar

Kompas.com - 20/02/2018, 17:37 WIB
Empat orang tersangka dari kasus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1 ton 29 kg yang ditemukan dari Kapal MV Sunrise Glory di perairan Selat Phillip perbatasan antara Singapura dan Batam, oleh KRI Sigurot 864, Kepulauan Riau, Kamis (8/2/2018). Berdasarkan hasil pengembangan, total ada sekitar 3 ton sabu di dalam Kapal MV Sunrise Glory namun 1,3 ton lainnya diduga lebih dulu diturunkan di Australia. KOMPAS.COM/HADI MAULANAEmpat orang tersangka dari kasus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1 ton 29 kg yang ditemukan dari Kapal MV Sunrise Glory di perairan Selat Phillip perbatasan antara Singapura dan Batam, oleh KRI Sigurot 864, Kepulauan Riau, Kamis (8/2/2018). Berdasarkan hasil pengembangan, total ada sekitar 3 ton sabu di dalam Kapal MV Sunrise Glory namun 1,3 ton lainnya diduga lebih dulu diturunkan di Australia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah menguak penyelundupan sabu sebanyak 1,037 ton dari kapal ikan berbendara Singapura bernama Sunrise Glory pada 7 Februari ini,  Badan Narkotika Nasional (BNN) akan membongkar beberapa bagian kapal untuk mencari sabu yang mungkin masih ada di kapal itu.

"Kami akan memeriksa bagian-bagian kapal, secara teknis akan kami potong. Kami temukan bagian yang mencurigakan, kami bor, dan kemudian akan tugaskan anjing pelacak untuk mengendus, kalo mereka bereaksi kami akan bongkar,” kata Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso dalam konferensi pers di Cawang, Jakarta Timur, (20/2/2018).

Baca juga : Kapal MV Sunrise Glory Pembawa 1 Ton Sabu Sudah Lama Jadi Target Operasi

BNN akan melakukan pembongkaran itu bersama TNI Angkatan Laut (AL). Panglima Armada Barat TNI AL, Laksamana Muda Aan Kurnia mengatakan, kapal tersebu saat ini sudah berada di galangan kapal TNI AL.

“Posisinya sudah di atas dock, tinggal nunggu proses pemotongan. Proses kurang lebih memakan waktu seminggu,” ucap Aan.

Budi Waseso yang akrab disapa Buwas mengatakan, temuan sabu di kapal tersebut hanya sebagian dari kasus narkoba yang ia tangani.

“Walau gede-gedean, ini nggak sampai 10 persen (dari kasus yang ditangani BNN). Setiap hari dan minggu kami dapat info dari berbagai negara. Rekan-rekan harus paham, yang kami tangani nggak sampai 10 persen dengan seluruh kasus di Indonesia,".

Dalam kasus itu, BNN mengamankan empat tersangka yang semuanya merupakan warga negara Taiwan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai Pemohon SKCK, Polres Jakarta Barat Dijaga Ketat Pasca Bom di Polres Medan

Ramai Pemohon SKCK, Polres Jakarta Barat Dijaga Ketat Pasca Bom di Polres Medan

Megapolitan
Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Megapolitan
Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Megapolitan
Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Megapolitan
Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Megapolitan
Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Megapolitan
Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Megapolitan
Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X