Antisipasi Masalah Kesehatan, PNS DKI Jalani Pemeriksaan

Kompas.com - 21/02/2018, 17:15 WIB
Pemeriksaan kesehatan PNS DKI Jakarta di Balai Kota, Rabu (21/2/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARPemeriksaan kesehatan PNS DKI Jakarta di Balai Kota, Rabu (21/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak Rabu (21/2/2018) pagi, lantai dasar Blok G Balai Kota DKI Jakarta dipadati pegawai negeri sipil (PNS) yang mengantre untuk diperiksa kesehatannya. Layanan pemeriksaan digelar Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP) Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

"Tahun 2016, hasil MCU (medical check-up) dari 3.000 PNS DKI, 80 persen kurang bugar, paling banyak kolestrol," kata Kepala Unit PPKP Rita Sri Maryatina, Rabu.

Dalam pemeriksaan pagi tadi, puluhan PNS DKI mengukur berat badan, tinggi badan, lingkar perut, indeks massa tubuh, dan tensi. Mereka kemudian diambil darahnya untuk dicek kadar gula darah, kolestrol, asam urat, dan trigliserida.

Mereka juga ditanya apakah merokok, mengonsumsi alkohol, makan buah dan sayur, serta berolahraga rutin. Dari pemeriksaan itu, sudah bisa diketahui kesehatan dan kebugaran dasar masing-masing pegawai.

"Kalau sehat belum tentu bugar. Walaupun semua kadar normal tapi kalau enggak pernah olahraga ya tidak bugar," kata Rita.

Jika dinyatakan bermasalah atau kurang bugar, PNS itu akan diminta berobat ke poliklinik. Tak hanya pemeriksaan sederhana, Rita mengatakan April nanti pihaknya akan menggelar pemeriksaan medis menyeluruh untuk 3.000 PNS.

"Kapasitasnya 3.000, diutamakan untuk yang belum pernah ikut MCU. Nanti ada tes kebugaran dengan alat-alat olahraga. Hanya di kami yang begitu," kata Rita.

Ia berharap 70.000 PNS DKI sehat dan bugar, serta berusaha menerapkan pola hidup sehat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Mayoritas Wilayah Jakarta Akan Diguyur Hujan Siang hingga Sore Nanti

BMKG: Mayoritas Wilayah Jakarta Akan Diguyur Hujan Siang hingga Sore Nanti

Megapolitan
Anies: Anak-anak Ingat Pandemi Ini, Bawa Pengalaman Ini Sampai Tua...

Anies: Anak-anak Ingat Pandemi Ini, Bawa Pengalaman Ini Sampai Tua...

Megapolitan
Anies: Berdiam Diri di Rumah, Artinya Sudah Menyelamatkan Orang Lain

Anies: Berdiam Diri di Rumah, Artinya Sudah Menyelamatkan Orang Lain

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Minta Relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil, Ini Pertimbangannya

Wali Kota Bekasi Minta Relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil, Ini Pertimbangannya

Megapolitan
Anies Nilai Silaturahim Virtual Membuat Semua Saudara Jadi Terhubung

Anies Nilai Silaturahim Virtual Membuat Semua Saudara Jadi Terhubung

Megapolitan
450.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Sepekan Ini, Turun 62 Persen

450.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Sepekan Ini, Turun 62 Persen

Megapolitan
Warga Bekasi Bisa Shalat Berjemaah Mulai Pekan Pertama Syawal, tetapi...

Warga Bekasi Bisa Shalat Berjemaah Mulai Pekan Pertama Syawal, tetapi...

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 DKI Jakarta: 6.561 Kasus Positif, 14.448 Orang Tanpa Gejala

[UPDATE] Covid-19 DKI Jakarta: 6.561 Kasus Positif, 14.448 Orang Tanpa Gejala

Megapolitan
Travel Gelap Tujuan Bandung Tepergok Polisi di Depok Saat Malam Takbiran

Travel Gelap Tujuan Bandung Tepergok Polisi di Depok Saat Malam Takbiran

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ajukan Perpanjangan PSBB ke Ridwan Kamil

Pemkot Bekasi Ajukan Perpanjangan PSBB ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Malam Takbiran, Sekelompok Pemuda Konvoi Bawa Celurit di Depok

Malam Takbiran, Sekelompok Pemuda Konvoi Bawa Celurit di Depok

Megapolitan
Cerita Dokter Lebaran di RS Wisma Atlet Kemayoran, Tak Tahu Kapan Pulang ke Rumah...

Cerita Dokter Lebaran di RS Wisma Atlet Kemayoran, Tak Tahu Kapan Pulang ke Rumah...

Megapolitan
Tinggal di Zona Merah Covid-19, Wakil Wali Kota Bekasi Pilih Shalat Id di Rumah

Tinggal di Zona Merah Covid-19, Wakil Wali Kota Bekasi Pilih Shalat Id di Rumah

Megapolitan
Tak Bisa Mudik, Para Perantau Shalat Idul Fitri di Atas Atap Rumah Kos

Tak Bisa Mudik, Para Perantau Shalat Idul Fitri di Atas Atap Rumah Kos

Megapolitan
Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19, Masjid Istiqlal Sepi

Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19, Masjid Istiqlal Sepi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X