Polisi Kejar Mantan Sopir Manajemen Artis Terkait Kasus Narkoba Dhawiya Cs

Kompas.com - 22/02/2018, 17:18 WIB
Tiga tersangka kasus narkoba Muhammad, Dhawiya dan Syehan, ditunjukkan ke awak media, Sabtu (17/2/2018). Ketiganya masih berhubungan keluarga dengan pedangdut Elvy Sukaesih Kompas.com/Setyo AdiTiga tersangka kasus narkoba Muhammad, Dhawiya dan Syehan, ditunjukkan ke awak media, Sabtu (17/2/2018). Ketiganya masih berhubungan keluarga dengan pedangdut Elvy Sukaesih
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak mengatakan, hingga kini polisi masih memburu P, mantan sopir manajemen artis yang disebut menjadi pemasok sabu Dhawiya.

"Kami masih mengejar pelaku. Keterangan para tersangka masih berubah-ubah," ujar Calvin di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/2/2018).

Calvin mengatakan, Dhawiya dan tersangka penyalahgunaan narkoba lainnya telah menyebutkan lokasi-lokasi yang biasanya digunakan untuk melakukan transaksi jual beli barang haram ini.

"Ada beberapa lokasi yang biasanya mereka gunakan untuk bertransaksi, namun tentunya kami tidak bisa sebutkan di sini," sebutnya.

Baca juga : Mantan Sopir Manajemen Artis Diduga Jadi Pemasok Sabu Dhawiya Cs

Polisi juga masih menelusuri posisi P dalam kasus ini. Ada kemungkinan P merupakan bandar. Namun ada juga kemungkinan P hanya bertindak sebagai penyalur.

Inisial P diketahui berdasarkan hasil interogasi polisi kepada Dhawiya dan tersangka lainnya. Awalnya kesaksian Dhawiyah sempat berubah-ubah. Namun setelah dikonfrontir dengan tersangka lain ditemukan kesimpulan bahwa sabu bersumber dari P.

Kepada polisi, Dhawiya mengaku tak pernah membeli sabu kepada orang lain selain P. Meski demikian polisi belum dapat memastikan apakah P merupakan bandar narkoba atau hanya penyalur.

Baca juga : Sakit Tuberkulosis, Kakak Dhawiya Akan Diserahkan ke Rumah Sakit

Kini Dhawiya, kekasihnya yang bernama Muhammad dan kakak kandungnya yang tengah mengidap tuberkulosis stadium tiga, Syehan telah ditahan di rutan narkoba Polda Metro Jaya. Namun, Syehan nantinya akan diserahkan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Para tersangka akan dikenakan Pasal 114 (2) sub 112 (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Kompas TV Polisi akan menahan anak pedangdut senior Elvy Sukaesih, Dhawiya dan kekasihnya di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jaksel Bantah Ada PNS yang Terlibat dalam Pembongkaran Trotoar di Cilandak

Pemkot Jaksel Bantah Ada PNS yang Terlibat dalam Pembongkaran Trotoar di Cilandak

Megapolitan
Saksi dalam Sidang Munarman: Sebagian Orang yang Saya Transfer ke ISIS Itu Orang FPI

Saksi dalam Sidang Munarman: Sebagian Orang yang Saya Transfer ke ISIS Itu Orang FPI

Megapolitan
Pelaku Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap di Tempat Kerja

Pelaku Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap di Tempat Kerja

Megapolitan
Polda Metro Klaim Tak Ada Laporan Balap Liar Sejak Wacanakan Street Race

Polda Metro Klaim Tak Ada Laporan Balap Liar Sejak Wacanakan Street Race

Megapolitan
Terungkapnya Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di UIN Ciputat...

Terungkapnya Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di UIN Ciputat...

Megapolitan
Banjir di Jalan Prima Dalam Tegal Alur Tak Kunjung Surut, 85 Rumah Warga Terendam sejak Kemarin

Banjir di Jalan Prima Dalam Tegal Alur Tak Kunjung Surut, 85 Rumah Warga Terendam sejak Kemarin

Megapolitan
Sidak ke Zentrum, Bima Arya: Tak Ada Manfaatnya Tempat Ini!

Sidak ke Zentrum, Bima Arya: Tak Ada Manfaatnya Tempat Ini!

Megapolitan
Saksi Sebut Munarman Sempat Hendak Diusir dari Pembaiatan Anggota ISIS di UIN

Saksi Sebut Munarman Sempat Hendak Diusir dari Pembaiatan Anggota ISIS di UIN

Megapolitan
Sempat Melarikan Diri, Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD Ditangkap di Muara Baru

Sempat Melarikan Diri, Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD Ditangkap di Muara Baru

Megapolitan
Kadin DKI Jakarta Nilai Apindo Tak Perlu Gugat Anies soal Kenaikan UMP

Kadin DKI Jakarta Nilai Apindo Tak Perlu Gugat Anies soal Kenaikan UMP

Megapolitan
Tersangka Kasus Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Ditahan, Begini Perkembangan Kasusnya

Tersangka Kasus Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Ditahan, Begini Perkembangan Kasusnya

Megapolitan
Pemakaman di Cengkareng Langganan Banjir Selama 20 Tahun, Camat: Lokasi di Cekungan

Pemakaman di Cengkareng Langganan Banjir Selama 20 Tahun, Camat: Lokasi di Cekungan

Megapolitan
Pelaku Utama Pengeroyok Anggota TNI di Jakut Ditangkap, Ini Perannya

Pelaku Utama Pengeroyok Anggota TNI di Jakut Ditangkap, Ini Perannya

Megapolitan
93 RT di DKI Jakarta Terendam Banjir, 908 Warga Mengungsi

93 RT di DKI Jakarta Terendam Banjir, 908 Warga Mengungsi

Megapolitan
Kali Bancong di Bekasi Meluap, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Kali Bancong di Bekasi Meluap, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.