BPTJ Cegah Skenario Truk Barang Gunakan Jalan Alternatif

Kompas.com - 23/02/2018, 21:40 WIB
Ilustrasi: Lalu lintas di Tol Cikampek menuju Jakarta padat merayap, Selasa (26/12/2107) malam. Kompas.com/ Farida FarhanIlustrasi: Lalu lintas di Tol Cikampek menuju Jakarta padat merayap, Selasa (26/12/2107) malam.

BEKASI, KOMPAS.com - Paket kebijakan penangan kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek salah satunya adalah mengatur perjalanan truk barang. Pada Senin sampai Jumat pukul 06.00 WIB dan 09.00 WIB, truk angkutan kategori III, IV dan V tidak diijinkan melewati jalan tol baik dari arah Cikampek maupun sebaliknya.

Hal itu menimbulkan kekhawatiran, kendaraan-kendaraan pengangkut barang akan memasuki jalan alternatif. Imbasnya adalah kemacetan serta kerusakan infrastruktur di jalan-jalan kecil di sekitar Kota Bekasi.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Carlo Manik mengatakan, skenario tersebut sudah dipikirkan. Ia meyakinkan truk-truk pengangkut barang tidak akan lari ke jalan alternatif pada saat jam pembatasan truk barang diberlakukan.

"Pasti kalau lewat jalur alternatif akan terkena tindakan. Pada dasarnya mereka akan diatur untuk berada di areal pengendapan," kata Carlo, Jumat (23/2/2018).

Baca juga : Selain Ganjil-genap, Ada Aturan Baru buat Truk dan Bus di Tol Cikampek

Ia mengungkapkan, para pengelola kawasan industri di sekitar Cikarang, Karawang, dan Bekasi sudah diajak berdialog tentang pembatasan itu. Mereka akan mengatur perjalanan truk angkutan.

Selain itu, akan ada areal penampungan yang disiapkan bagi angkutan barang untuk menunggu. Carlo mencontohkan di areal Dawuan.

"Kalau yang terlanjur sudah di dalam areal pembatasana terpaksa lanjut saja. Tapi untuk menghindari itu makanya sudah jauh hari kami komunikasikan dan sosialisasikan mengenai peraturan ini," kata Carlo.

Sebelumnya pembatasan dilakukan satu arah yakni dari Cikampek menuju Jakarta, dan dinilai berhasil. Carlo yakin pembatasan dua arah itu akan membuat lalu lintas Jakarta-Cikampek akan lebih lancar, termasuk di jam sibuk.

Paket kebijakan yang sudah disiapkan selain pembatasan angkutan barang di jam tertentu adalah pemberlakukan nomor plat ganjil genap untuk kendaraan pribadi di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur serta lajur khusus untuk angkutan umum di jalan tol. Kebijakan itu rencananya akan berlaku pada 12 Maret mendatang.

Baca juga : Catat, Ini Jadwal Ganjil-genap di Tol Cikampek

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir 1 Bulan Jokowi-Ma'ruf Dilantik, RPTRA di Tambora Masih Pasang Foto Jusuf Kalla

Hampir 1 Bulan Jokowi-Ma'ruf Dilantik, RPTRA di Tambora Masih Pasang Foto Jusuf Kalla

Megapolitan
Skuter Listrik Telan Korban Jiwa, Pemerintah Dianggap Terlambat Buat Aturan

Skuter Listrik Telan Korban Jiwa, Pemerintah Dianggap Terlambat Buat Aturan

Megapolitan
Ramai Pemohon SKCK, Polres Jakarta Barat Dijaga Ketat Pasca Bom di Polres Medan

Ramai Pemohon SKCK, Polres Jakarta Barat Dijaga Ketat Pasca Bom di Polres Medan

Megapolitan
Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Berlagak Menilang dan Minta Uang ke Pengendara, Polisi Gadungan di Ciputat Ditangkap

Megapolitan
Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Pengguna GrabWheels Tewas Ditabrak, Skuter Listrik Hanya Boleh Melintas di Jalur Sepeda

Megapolitan
Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Dinas PU Sempat Kesulitan Evakuasi Truk Molen yang Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Pascabom Medan, Polres Metro Bekasi Dijaga Aparat Bersenjata Laras Panjang

Megapolitan
Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Pengangkatan Truk Molen Selesai Setelah Dua Pekan Tercebur di Kali Pamulang

Megapolitan
Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Kronologi Tewasnya Pengguna Skuter Listrik, Terlempar Setelah Ditabrak Mobil dari Belakang

Megapolitan
Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemprov DKI Keluarkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Sebut Situasi di Jakarta Masih Kondusif

Megapolitan
Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Megapolitan
Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Tak Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X