Memasuki Tahun Politik, Siskamling Akan Dihidupkan di Bekasi

Kompas.com - 27/02/2018, 14:51 WIB
Kapolres Bekasi Kota Kombes Indarto.Kompas.com/Akhdi Martin Pratama Kapolres Bekasi Kota Kombes Indarto.

BEKASI, KOMPAS.com - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto berencana kembali menghidupkan sistem keamanan keliling ( siskamling) di setiap pemukiman.

Hal ini dilakukan untuk menjaga suasana kondusif selama masa kampanye hingga pelaksanaan pemilihan wali kota Bekasi dan Pilkada Jawa Barat.

"Mengingat situasi saat ini semakin menghangat akibat dinamika pemilu, rencananya akan kami bangun lagi sistem siskamling. Kami akan ajak pemkot juga menggalakkan (siskamling) ini," ujar Indarto di halaman kantor Pemkot Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/2/2018).

Baca juga: Ratusan Polisi RW Akan Kerja Sama dengan Warga Jaga Kota Bekasi

Melalui siskamling, ia berharap, zero criminal dapat tercapai. Selain itu, ia juga mendorong RT/RW aktif mengawasi tamu di wilayahnya, terutama yang berkunjung lebih dari 24 jam. 

Sebelumnya, kepolisian Bekasi Kota sudah memulai program polisi RW, di mana seorang anggota kepolisian ditempatkan dekat dengan warga di satu RW.

Ini bertujuan mengumpulkan informasi terkait potensi masalah, menyelesaikan masalah bersama warga, serta penanganan dini permasalahan di lingkungan warga.

Baca juga: Antisipasi Penculikan Anak, Polsek Kebayoran Lama Bentuk Polisi RW

"Selain itu, kami juga akan luncurkan aplikasi pelaporan e-promoter, di dalamnya ada polisi RW dan anggota Bhabinkamtibmas untuk melaporkan kondisi atau permasalahan. Termasuk meminta klarifikasi terkait suatu informasi yang beredar di warga, agar tidak menjadi berita hoaks," ucap Indarto.



Terkini Lainnya

Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Megapolitan
Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Edukasi
Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Regional
Anies Revisi Pergub Pembebasan PBB, Apa Alasannya?

Anies Revisi Pergub Pembebasan PBB, Apa Alasannya?

Megapolitan
Jadi Tersangka, Sofyan Basir Diduga Menerima Janji Fee Terkait Proyek PLTU Riau-1

Jadi Tersangka, Sofyan Basir Diduga Menerima Janji Fee Terkait Proyek PLTU Riau-1

Nasional
Golkar Babel Laporkan Dugaan Manipulasi Data Pemilu ke Bawaslu

Golkar Babel Laporkan Dugaan Manipulasi Data Pemilu ke Bawaslu

Regional
Selandia Baru: Belum Ada Intelijen Hubungan Serangan Bom Sri Lanka dengan Teror Christchurch

Selandia Baru: Belum Ada Intelijen Hubungan Serangan Bom Sri Lanka dengan Teror Christchurch

Internasional
Lagi, Petugas KPPS di Bekasi Meninggal Dunia akibat Kelelahan

Lagi, Petugas KPPS di Bekasi Meninggal Dunia akibat Kelelahan

Megapolitan
Sebulan Beroperasi, Metrotrans Terintegrasi MRT Dukuh Atas Masih Sepi Peminat

Sebulan Beroperasi, Metrotrans Terintegrasi MRT Dukuh Atas Masih Sepi Peminat

Megapolitan
Bertemu Sekjen Parpol Koalisi, Sandiaga Konsolidasikan Pusat Pengumpulan Formulur C1

Bertemu Sekjen Parpol Koalisi, Sandiaga Konsolidasikan Pusat Pengumpulan Formulur C1

Nasional
Divonis Mati, Sari Pembunuh Mantan Jurnalis Dufi Menangis

Divonis Mati, Sari Pembunuh Mantan Jurnalis Dufi Menangis

Regional
Anies: Swasta Sediakan RTH, Dapat Diskon PBB 50 Persen

Anies: Swasta Sediakan RTH, Dapat Diskon PBB 50 Persen

Megapolitan
Sri Mulyani: Presiden Berharap Pertumbuhan Ekonomi 2020 Tembus 5,6 Persen

Sri Mulyani: Presiden Berharap Pertumbuhan Ekonomi 2020 Tembus 5,6 Persen

Nasional
Pantau Rekapitulasi di Penjaringan, Sandi: Ini Bukan soal Menang atau Kalah

Pantau Rekapitulasi di Penjaringan, Sandi: Ini Bukan soal Menang atau Kalah

Megapolitan
Bocah Fikri yang Hanyut Belum Ditemukan, Petugas Terkendala Arus Deras Ciliwung

Bocah Fikri yang Hanyut Belum Ditemukan, Petugas Terkendala Arus Deras Ciliwung

Megapolitan

Close Ads X