Penataan Trotoar Sudirman, Separator Mulai Dibongkar

Kompas.com - 27/02/2018, 18:01 WIB
Separator jalur cepat dengan jalur lambat di Jalan Jenderal Sudirman dibongkar, Selasa (27/2/2018). Dok. Dinas Bina Marga DKI JakartaSeparator jalur cepat dengan jalur lambat di Jalan Jenderal Sudirman dibongkar, Selasa (27/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka penataan trotoar di Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin, Pemprov DKI Jakarta mulai membongkar separator jalur cepat dan lambat yang ada di Jalan Jenderal Sudirman.

Pantauan Kompas.com, bagian separator yang mulai dibongkar itu dari Chase Plaza hingga Mayapada Tower. Sebagian pohon sudah dipangkas dan di potongan dahannya masih ada di lokasi. Ada pula tanah di separator yang sudah digali.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan, pembongkaran itu sudah dilakukan sejak Senin (26/2/2018) malam.

"Sudah dari malam separator mulai dibongkar, ditutup seng agar tidak mengganggu lalu lintas," kata Yusmada kepada Kompas.com, Selasa (27/2/2018).

Baca juga : Konsep Penataan Trotoar Sudirman-Thamrin Disosialisasikan Akhir Februari

Kendati mulai dibongkar, Yusmada menyebut saat ini perencanaan belum rampung karena masih menunggu persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Nantinya, kata dia, Gubernur yang akan merilis desainnya.

Anies memperkirakan desain dan pengerjaannya bisa disosialisasikan pada akhri Februari 2018. Konsep penataan yang dirancang pada era Gubernur Djarot Saiful Hidayat dan ditargetkan mulai dikerjakan pada Desember 2017, diubah oleh Anies.

Anies ingin rancangan trotoar Sudirman-Thamrin bisa mengakomodasi kepentingan warga Jakarta. Dia ingin ada titik di trotoar yang bisa difungsikan sebagai tempat kebudayaan.

Baca juga : PKL yang Okupasi Trotoar Sudirman Akan Direlokasi

Perubahan rancangan lain adalah terkait pelarangan sepeda motor. Dalam rancangan awal, kendaraan roda dua tidak bisa melintasi Sudirman-Thamrin. Anies ingin rancangan itu direvisi dan sepeda motor bisa melintas.

PT MRT Jakarta akan mengerjakan area di sekitar enam stasiun bawah tanah (Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia) sepanjang 1,4 kilometer.

Trotoar di Sudirman-Thamrin nantinya akan menjadi bagian untuk akses masuk ke stasiun bawah tanah.

Baca juga : Sandiaga Akan Carikan Lokasi Sementara untuk PKL di Trotoar Sudirman

Kemudian, PT Mitra Panca Persada mengerjakan trotoar dari Patung Pemuda Senayan-Kali Krukut, serta PT Keppel Land dari Kali Krukut-Patung Arjuna Wiwaha sepanjang 5,2 kilometer.

Sebagian dana pembangunan trotoar ini berasal dari sisa pembangunan simpang susun Semanggi dan dana kompensasi Keppel Land.

Baca juga : Rancangan Diubah, DKI Kebut Penyelesaian Trotoar Sudirman-Thamrin

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

Megapolitan
Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Megapolitan
Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X