Satpol PP Sita 476 Botol Miras dari Sebuah Warung Kelontong di Depok

Kompas.com - 27/02/2018, 21:00 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok mengamankan 476 botol minuman keras beralkohol atau biasa disebut miras di warung kelontong yang berada di RT 007 RW 018, Kelurahan Pancoran Mas, Depok, Selasa (27/2/2018). Dokumen Satpol PP Kota DepokSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok mengamankan 476 botol minuman keras beralkohol atau biasa disebut miras di warung kelontong yang berada di RT 007 RW 018, Kelurahan Pancoran Mas, Depok, Selasa (27/2/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Satpol PP Kota Depok menyita 476 botol minuman keras beralkohol dari warung kelontong RT 007 RW 018, Kelurahan Pancoran Mas, Depok.

Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto mengatakan, hal itu berdasarkan laporan warga setempat yang merasa resah dengan aktivitas jual beli miras.

"Benar, ada ratusan botol miras. 216 miras pabrikan berbagai jenis dan 260 botol miras berjenis ciu," kata Yayan, Selasa (27/2/2018).

Baca juga: Ini Sanksi Adat di Buton bagi yang Konsumsi dan Jual Miras

Menurut Yayan, pemilik warung kelontong telah melanggar Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

Setelah disita, botol miras itu akan dimusnahkan. Selain itu, pihaknya juga akan menegur pemilik warung kelontong.

Pemilik warung, lanjutnya, akan dikenakan tindak pidana ringan dengan ancaman kurungan penjara maksimal tiga bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta.

Baca juga: Saat Pesta Miras, Pemuda Ini Loncat ke Sungai Klawing dan Menghilang

"Hukumannya apa akan diputuskan majelis hakim," ucapnya.

Selain mendatangi warung kelontong di Pancoran Mas, pihaknya juga berencana menyisir wilayah lainnya untuk memastikan tidak ada lagi peredaran miras.

Terlebih, miras merupakan salah satu pemicu tindak kejahatan seperti tawuran, pencurian, maupun tindak kriminal lainnya yang merugikan warga.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Megapolitan
WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

Megapolitan
Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Megapolitan
Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Megapolitan
Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Megapolitan
188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

Megapolitan
Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Megapolitan
Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Megapolitan
Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Megapolitan
Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Megapolitan
Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Megapolitan
Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Megapolitan
Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Megapolitan
Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X