Tangsel Kekurangan Tempat Pengolahan Sampah

Kompas.com - 01/03/2018, 13:41 WIB
Sampah berserakan di bawah jalan layang Ciputat, Tangsel, Kamis (22/2/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOSampah berserakan di bawah jalan layang Ciputat, Tangsel, Kamis (22/2/2018).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Minimnya tempat pengolahan sampah menjadi penyebab sampah-sampah di Tangerang Selatan (Tangsel) tak bisa ditangani secara maksimal.

Ketiadaan lahan membuat Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Tangsel tidak bisa menciptakan lebih banyak tempat pengolahan sampah.

"Ya memang tempat pengolahan sampah di Tangsel masih kurang karena kami enggak punya lahannya, enggak ada lahannya, sudah habis oleh pengembang-pengembang," kata Sekretaris Dinas LH Kota Tangsel, Yepi Suherman, Rabu (28/2/2018).

Jumlah tempat pengolahan sampah yang ada saat ini belum sesuai dengan target. Menurut Yepi, tempat pengolahan yang disebut TPS 3R (tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, dan recycle) baru ada 49 unit.

Baca juga : Tangsel Akan Bangun Tempat Pengelolaan Sampah di Pasar Tradisional

"TPS3R yang dibangun APBD itu baru 49 dari target 54 dan yang beroperasi sekitar 30 persennya, sementara sisanya itu ya masih tersendat bahkan masih ada yang mangkrak," kata dia.

TPS3R tersebut tersebar di tujuh kecamatan yang ada di Tangsel dan dibangun di atas lahan fasilitas umum (fasum).

Untuk pengelolaannya, Dinas LH Kota Tangsel menyerahkan sepenuhnya ke masyarakat dengan membentuk Komunitas Swadaya Masyarakat (KSM).

"Pengelolaannya sebagai usaha mandiri di wilayah karena kami tidak membayar biaya operasional, masyarakat urunan biaya iuran perbulannya dan untuk bayar biaya pegawainya ditentukan berapa per bulannya," kata Yepi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Bertambah, Ini Daftar Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Terus Bertambah, Ini Daftar Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Megapolitan
Pemutusan Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Ulah Pemulung, Bukan Sabotase

Pemutusan Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Ulah Pemulung, Bukan Sabotase

Megapolitan
500 Ton Sampah Kota Bekasi Tak Terangkut ke TPA Setiap Hari

500 Ton Sampah Kota Bekasi Tak Terangkut ke TPA Setiap Hari

Megapolitan
Ditemukan Kerumunan sampai 100 Orang, Hotel California Jakpus Disegel

Ditemukan Kerumunan sampai 100 Orang, Hotel California Jakpus Disegel

Megapolitan
Jasa Marga: Tumpukan Sampah di Bekasi Barat Bukan Buangan Pengguna Jalan Tol

Jasa Marga: Tumpukan Sampah di Bekasi Barat Bukan Buangan Pengguna Jalan Tol

Megapolitan
PSBB Ketat Belum Mampu Kendalikan Penyebaran Covid-19 di Jakarta, Jumlah Kasus Justru Melonjak

PSBB Ketat Belum Mampu Kendalikan Penyebaran Covid-19 di Jakarta, Jumlah Kasus Justru Melonjak

Megapolitan
Polisi Jakbar Tangkap Bandar Sabu di Terminal Bus Palembang

Polisi Jakbar Tangkap Bandar Sabu di Terminal Bus Palembang

Megapolitan
Pandemi Covid-19 Memburuk, Wali Kota Bogor: Sangat Darurat

Pandemi Covid-19 Memburuk, Wali Kota Bogor: Sangat Darurat

Megapolitan
Seniman IKJ Bikin Mural di Kolong Jembatan yang Didatangi Risma

Seniman IKJ Bikin Mural di Kolong Jembatan yang Didatangi Risma

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, 2 Aturan Pembatasan Diubah Jadi Lebih Longgar

PSBB Diperpanjang, 2 Aturan Pembatasan Diubah Jadi Lebih Longgar

Megapolitan
Anies Perlihatkan Foto Jenazah Pasien Covid-19 dan Tegaskan Pandemi Ini Bukan Fiksi

Anies Perlihatkan Foto Jenazah Pasien Covid-19 dan Tegaskan Pandemi Ini Bukan Fiksi

Megapolitan
Penggali Makam di TPU Bambu Apus Ditambah Seiring Lonjakan Kematian Akibat Covid-19

Penggali Makam di TPU Bambu Apus Ditambah Seiring Lonjakan Kematian Akibat Covid-19

Megapolitan
Seminggu Terakhir, Kasus Baru Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 2.075

Seminggu Terakhir, Kasus Baru Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 2.075

Megapolitan
Pandemi Covid-19 Memburuk, DKI Tambah Ketersediaan Tempat Tidur Isolasi

Pandemi Covid-19 Memburuk, DKI Tambah Ketersediaan Tempat Tidur Isolasi

Megapolitan
Anies Akan Perkuat Satgas Covid-19 Tingkat RW di DKI

Anies Akan Perkuat Satgas Covid-19 Tingkat RW di DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X