Kompas.com - 02/03/2018, 11:49 WIB
Tiga tersangka kasus narkoba Muhammad, Dhawiya dan Syehan, ditunjukkan ke awak media, Sabtu (17/2/2018). Ketiganya masih berhubungan keluarga dengan pedangdut Elvy Sukaesih Kompas.com/Setyo AdiTiga tersangka kasus narkoba Muhammad, Dhawiya dan Syehan, ditunjukkan ke awak media, Sabtu (17/2/2018). Ketiganya masih berhubungan keluarga dengan pedangdut Elvy Sukaesih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kakak kandung artis Dhawiya Zaida, yaitu Syehan, ditahan di ruang tahanan khusus di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya karena mengidap penyakit TBC (tuberculosis) stadium tiga.

"Kami pisahkan Syehan di kamar khusus, jadi tidak kami satukan dengan tahanan lainnya. Jadi satu ruangan hanya dia sendiri," kata Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Imam, Jumat (2/3/2018).

Ia mengatakan, hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya penularan kepada tahanan lain.

"Apalagi TBC itu kan penularannya cepat sekali. Orang ngobrol saja bisa tertular. Itu yang kami hindari," kata dia.

Baca juga : Sakit Tuberkulosis, Kakak Dhawiya Akan Diserahkan ke Rumah Sakit

Pencegahan penularan TBC juga berlaku untuk petugas rumah tahanan. Barnabas menerapkan peraturan khusus untuk para petugas tahanan.

"Setiap petugas harus menggunakan masker saat berinteraksi dengan Syehan, sehingga tidak terjadi penularan," sebutnya.

Syehan, Dhawiya dan kekasihnya yaitu Muhammad, kini harus menjalani masa tahanan di rutan narkoba Polda Metro Jaya karena tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba.

Baca juga : Dhawiya dan Kekasih, Senasib Bersama hingga di Penjara...

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi mempertimbangkan kondisi kesehatan Syehan. Penahanan terhadapnya akan segera dibantarkan karena tengah mengidap penyakit. Syehan juga akan menjalani rehabilitasi narkoba.

"Namun kami masih menunggu kesiapan rumah sakit. Untuk sementara yang bersangkutan masih ditahan di Rutan Polda Metro Jaya," kata Argo Kamis kemarin.

Barnabas mengatakan, kondisi kesehatan Syehan di rutan tetap dipantau Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya.

"Ada pemeriksaan rutin untuk Syehan. Di rutan Polda hanya Syehan tahanan yang tengah dalam kondisi sakit," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Cara Buat E-KTP Baru Pengganti yang Hilang atau Rusak Via Online, Berlaku Luar Domisili

Ini Cara Buat E-KTP Baru Pengganti yang Hilang atau Rusak Via Online, Berlaku Luar Domisili

Megapolitan
Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut, Berikut Cara Mengisi e-HAC

Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut, Berikut Cara Mengisi e-HAC

Megapolitan
Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Ekonomi Kreatif di Jakarta

Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Ekonomi Kreatif di Jakarta

Megapolitan
Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Megapolitan
Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Megapolitan
[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

Megapolitan
Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Megapolitan
Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Megapolitan
Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X