Jelang Vonis Jonru, Polisi Perketat Penjagaan Gedung PN Jaktim

Kompas.com - 02/03/2018, 13:58 WIB
Kondisi penjagaan di gedung pengadilan negeri Jakarta Timur Jumat (2/3/2018). Kompas.com/Setyo AdiKondisi penjagaan di gedung pengadilan negeri Jakarta Timur Jumat (2/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang sidang pembacaan vonis terhadap terdakwa kasus ujaran kebencian Jon Riah Ukur atau Jonru, Jumat (2/3/2018), penjagaan di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur ditingkatkan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejak pukul 12.00 WIB sejumlah aparat kepolisian bersiaga di depan pintu masuk utama gedung pengadilan.

Personel kepolisian memeriksa tas setiap pengunjung yang datang serta melakukan pemeriksaan ke dalam kabin pada setiap kendaraan yang hendak masuk ke dalam area parkir gedung pengadilan. Para personel juga bersenjata lengkap.

"Hari ini kita siagakan 250 anggota. Kita sudah siapkan sejak pukul 7 pagi," ucap Kabag Ops Polres Metro Jakarta Timur AKBP Johanes Kindangen di PN Jakarta Timur, Jumat (2/3/2018).


Baca juga : Ketika Jaksa Menuntut dan Jonru Tak Peduli...

Johanes menyampaikan, dalam persidangan sebelumnya, pihaknya menyiagakan 100 personel. Untuk sidang vonis kali ini, petugas keamanan ditambah mengingat adanya rencana kedatangan pendukung Jonru ke sidang hari ini.

Menurut dia, informasi awalnya, pendukung Jonru yang datang menyaksikan sidang mencapai 250 orang.

Namun, ia memperkiraan jumlah yang datang lebih sedikit dari rencana awal. "Sejak tadi kita terus berjaga. Belum ada massa yang datang. Kita upayakan penjagaan agar kondusif," ucap Johanes.

Adapun Jonru didakwa melanggar Pasal 28 Ayat 2 juncto 45a Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 yang diperbarui menjadi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca juga : Tidak Merasa Bersalah, Hal yang Memberatkan Tuntutan Jonru...

Dalam dakwaan yang disusun berlapis itu, Jonru juga didakwa melanggar Pasal 4 huruf b angka 1 juncto Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Diskriminasi Ras dan Etnis juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP dan Pasal 156 KUHP juncto Pasal 64 Ayat 1.

Dalam persidangan sebelumnya, jaksa menuntut agar Jonru dihukum dua tahun penjara dan denda Rp 50 juta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Megapolitan
Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X