Penataan Trotoar di Sudirman, Pengelola Gedung Keluhkan Genangan

Kompas.com - 06/03/2018, 13:59 WIB
Banner konsep penataan trotoar Jalan Sudirman dan Jalan M.H Thamrin di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (6/2/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Banner konsep penataan trotoar Jalan Sudirman dan Jalan M.H Thamrin di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (6/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mursalih, pengelola gedung Plaza Sentral di Jalan Jenderal Sudirman mengeluhkan genangan yang kerap muncul di jalan di depan gedungnya ketika Kali Krukut meluap.

"Selama ini jalan dari arah Karet di jembatan flyover agak tinggi, jadi depan kami jadi banjir walau sudah ada pompa. Nanti setelah ada (jalur) pedestrian yang akan diperbaiki, apakah ditinggikan (jalannya) atau tetap dengan kondisi yang ada?" tanya Mursalih dalam sosialisasi penataan trotoar di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (6/3/2018).

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal menjawab bahwa penataan trotoar nanti sekaligus mengatasi masalah banjir di sekitar Kali Krukut.

"Kami akan merevitalisasi semua saluran. Tapi Semanggi enggak bisa ditinggiin lagi karena mentok nanti nyangkut (kendaraan bermuatan berat). Kami optimalkanlah, pokoknya jangan sampai sudah penataan malah banjir. Nanti disiapkan pompa yang memadai," kata Yusmada.

Baca juga : Anies: Trotoar Sudirman-Thamrin Akan Dilengkapi Kursi Roda untuk Disabilitas

Yusmada menjelaskan, seluruh ruas jalan dan ruas trotoar akan dibuat rata konturnya, sehingga tidak ada lagi jalan dengan ketinggian berbeda.

"Harus rata, jangan sampai ada kursi roda miring-miring," ujar dia.

Ssejumlah pengelola gedung lainnya juga menanyakan soal jaringan utilitas serta trotoar.

Yusmada memastikan tak hanya saluran air yang diperbaiki, akan ada boks utilitas dengan dimensi 2 x 3 x 3 meter di bawah trotoar untuk memasukkan kabel-kabel.

Trotoar Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin akan dilebarkan hingga 10 meter. Proyek itu didanai dari sisa kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB) Simpang Susun Semanggi.

PT MRT Jakarta akan mengerjakan area di sekitar enam stasiun bawah tanah (Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia) sepanjang 1,4 kilometer.

Baca juga : Anies Ingin Gedung-gedung di Sudirman-Thamrin Ubah Desain Pagar

Trotoar di Sudirman-Thamrin nantinya akan menjadi bagian untuk akses masuk ke stasiun bawah tanah.

Kemudian, PT Mitra Panca Persada mengerjakan trotoar dari Patung Pemuda Senayan-Kali Krukut, serta PT Keppel Land dari Kali Krukut-Patung Kuda Arjuna Wiwaha sepanjang 5,2 kilometer.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

613 Pengemudi Ojek di Jakarta Selatan Langgar PSBB

613 Pengemudi Ojek di Jakarta Selatan Langgar PSBB

Megapolitan
Pantau Langsung Operasi Yustisi di Bogor, Kapolda Jabar Lihat Masih Banyak Warga Tak Pakai Masker

Pantau Langsung Operasi Yustisi di Bogor, Kapolda Jabar Lihat Masih Banyak Warga Tak Pakai Masker

Megapolitan
Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI soal Kebijakan Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 yang Berubah-ubah

Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI soal Kebijakan Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 yang Berubah-ubah

Megapolitan
Seorang Pria yang Bawa Sabu Ditangkap Saat Operasi Yustisi

Seorang Pria yang Bawa Sabu Ditangkap Saat Operasi Yustisi

Megapolitan
PHRI Ajak Pengusaha agar Bersedia Hotelnya Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

PHRI Ajak Pengusaha agar Bersedia Hotelnya Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Wali Kota Depok dan Wakilnya Cuti Kampanye 71 Hari, Pemprov Jabar Tunjuk Pejabat Sementara

Wali Kota Depok dan Wakilnya Cuti Kampanye 71 Hari, Pemprov Jabar Tunjuk Pejabat Sementara

Megapolitan
Keluh Kesah Mereka yang Tak Bisa Kerja dari Rumah Selama PSBB...

Keluh Kesah Mereka yang Tak Bisa Kerja dari Rumah Selama PSBB...

Megapolitan
Rekam Jejak Terpidana Mati Cai Changpan, Kabur 2 Kali dari Sel Tahanan

Rekam Jejak Terpidana Mati Cai Changpan, Kabur 2 Kali dari Sel Tahanan

Megapolitan
Lihat Pelanggaran Protokol Kesehatan, Lapor ke Hotline Polisi 0822-1666-6911

Lihat Pelanggaran Protokol Kesehatan, Lapor ke Hotline Polisi 0822-1666-6911

Megapolitan
PHRI: Protokol di Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Akan Ketat seperti Wisma Atlet

PHRI: Protokol di Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Akan Ketat seperti Wisma Atlet

Megapolitan
Selama Pengetatan PSBB, 211 Restoran di Jakarta Ditutup Sementara

Selama Pengetatan PSBB, 211 Restoran di Jakarta Ditutup Sementara

Megapolitan
Ruko di Kebayoran Baru Terbakar, 2 Mobil Pemadam Dikerahkan

Ruko di Kebayoran Baru Terbakar, 2 Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan
Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kekayaan Rahayu Saraswati Senilai Rp 23,7 Miliar

Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kekayaan Rahayu Saraswati Senilai Rp 23,7 Miliar

Megapolitan
3.000 Pasangan Bercerai di Jakut Setiap Tahunnya

3.000 Pasangan Bercerai di Jakut Setiap Tahunnya

Megapolitan
Wagub DKI: Aparat Pengawas PSBB 20.000 Tak Sebanding dengan 11 Juta Warga Jakarta

Wagub DKI: Aparat Pengawas PSBB 20.000 Tak Sebanding dengan 11 Juta Warga Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X