Menhub Tinjau Lokasi Uji Kir Gratis Taksi Online di Batuceper

Kompas.com - 06/03/2018, 14:19 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri lelang koleksi pribadi pejabat di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri lelang koleksi pribadi pejabat di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018).

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan ke tempat Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) di Batuceper, Tangerang, Banten, Selasa (6/3/2018). Budi ingin memeriksa uji kir gratis untuk para pengemudi taksi online.

Budi menegaskan, uji kir gratis itu merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan keamanan bagi seluruh kendaraan penumpang, baik bus maupun angkutan umum.

"Hari ini kami adakan uji kir gratis dengan anggarannya dari pemerintah dan CSR dan sekarang ini kami berikan kesempatan kepada taksi," ujar Budi.

Baca juga : Setelah Gelar Pembuatan SIM A Murah, Kemenhub Juga Bakal Gelar Uji KIR Gratis

Ia memuji proses uji kir di Batuceper yang dilakukan secara cepat lantaran hanya memakan waktu 10 menit.

"Faktanya, di sini itu tadi ada kendaraan yang rem belakangnya enggak lulus dan driver-nya pun kaget terus bilang mau diperbaiki. Artinya pemohon pun merasa tertolong, tadinya tidak mengetahui tetapi sudah dicek jadi tahu," kata Budi Karya.

Usai mengikuti tahapan pengujian, kendaraan akan mendapatkan plat tanda lulus uji.

"Tanda ini tidak diketok di mesin seperti yang dikhawatirkan tetapi dikalungkan, lalu beri  timah dan dibuat melekat. Hal ini karena kami mendengar aspirasi dan keinginan masyarakat bahwasanya tidak menginginkan tanda uji diketok di mesin," kata dia.

Budi Karya kemudian mengajak pemilik kendaraan untuk mengikuti pengujian kendaraan.

"Membawa kendaraan penumpang harus diberikan kepastian keselamatan. Dengan mengikut uji kir, maka bagian penting safety telah dijalankan," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X