Polisi Tangkap Camat Pagedangan Terkait Pungli Rumah Ibadah

Kompas.com - 06/03/2018, 20:26 WIB
Ilustrasi Korupsi ShutterstockIlustrasi Korupsi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menetapkan Camat Pagedangan Achmad Kasori sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam pemberian izin rumah ibadah di wilayahnya.

Achmad Kasori ditangkap berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Tangsel setelah menangkap salah seorang staf Kecamatan Pagedangan.

"Setelah dikembangkan, kami lakukan penangkapan terhadap camat karena keterlibatannya dalam pungli penerbitan surat keterangan domisili usaha (SKDU)," kata Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto, kepada wartawan di Mapolsek Serpong, Selasa (6/3/2018).

Baca juga : Kajari Semarang: Uang Rp 32,4 Juta Diduga Hasil Pungli Kepengurusan Tanah

Berdasarkan hasil penyelidikan, Achmad Kasori diduga menerima uang sebesar Rp 45 juta. Diduga, dia merupakan otak di balik kasus pungli izin rumah ibadah tersebut.

"Barang buktinya ada uang Rp 45 juta yang sudah kami sita. Jadi terkait pungli itu semuanya atas persetujuan dari camat, sepengetahuan dia, dan bahkan uang dari pungli itu disimpan oleh camat," ujar Fadli.

Menurut Fadli, sang camat sempat berusaha mengembalikan uang Rp 45 juta yang diterimanya itu kepada korban setelah stafnya yang bernama Budi Prihatin ditangkap. Namun, ia keburu ditangkap polisi. Saat ini, Achmad Kasori ditahan oleh polisi di Mapolres Tangsel.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Megapolitan
Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Megapolitan
Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

Megapolitan
Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Depok Tetap Maksimal

Pandemi Covid-19, Pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Depok Tetap Maksimal

Megapolitan
Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Megapolitan
Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Megapolitan
Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Megapolitan
Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Megapolitan
3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

Megapolitan
Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X