BNN Amankan 53,9 Kg Sabu dan 70.905 Butir Ekstasi

Kompas.com - 08/03/2018, 13:15 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap enam kasus tindak pidana narkotika selama Februari 2018. Dari pengungkapan tersebut, diamankan 53,9 kilogram (Kg) sabu dan 70.905 butir pil ekstasi, Kamis (8/3/2018). KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNABadan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap enam kasus tindak pidana narkotika selama Februari 2018. Dari pengungkapan tersebut, diamankan 53,9 kilogram (Kg) sabu dan 70.905 butir pil ekstasi, Kamis (8/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional ( BNN) mengungkap 6 kasus tindak pidana narkotika selama Februari 2018. Dari pengungkapan tersebut, diamankan 53,9 kilogram sabu dan 70.905 butir pil ekstasi.

Kepala BNN Irjen Pol Heru Winarko mengatakan, kasus pertama adalah pengungkapan narkoba dengan barang bukti 15 kg sabu dan 70.905 butir pil ekstasi dari hasil kerja sama BNN, Polri, dan Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik Polis Diraja Malaysia (JSJN-PDRM).

"Kami mengamankan 15 kg sabu dan 70.905 pil ekstasi jalur Penang-Aceh. Kami mengamankan 4 tersangka, 1 di antaranya melakukan perlawanan," kata Heru di halaman kantor BNN, Jakarta Timur, Kamis (8/3/2018).

Baca juga: Kepala BNN: Dari PAUD, Kita Ajak Sama-sama Lawan Narkoba


Mantan Deputi Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengatakan, pengungkapan berawal dari informasi JSJN-PDRM bahwa akan ada pengiriman narkotika jenis sabu dan ekstasi pada Kamis (15/2/2018) dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut.

Menanggapi informasi tersebut, BNN membentuk satuan tugas operasi gabungan bersama BNN Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara, Polrestabes Sumatera Utara, dan Polres Langkat.

"Dari pantauan dan penyelidikan yang dilakukan satgas ops pada Minggu (25/2/2018), tim mengamankan 4 orang tersangka, masing-masing berinisial AMD alias AM (23), AMZ (26), ZF (35), dan DS alias MR (34). Salah satu tersangka, AMZ, terpaksa dilumpuhkan hingga akhirnya tewas karena melakukan perlawanan," ujarnya. 

Baca juga: Tak Masuk Kantor dan Terlibat Narkoba, 4 Polisi di Aceh Utara Dipecat

Kedua, masih dari kerja sama BNN dan JSJN-PDRM.

Tim gabungan menggagalkan penyelundupan 20.900 gram sabu yang dikemas dalam 20 bungkus kemasan teh cina.

Sabu tersebut masuk ke Indonesia melalui jalur laut dari Penang, Malaysia.

Baca juga: 36 Diskotek Edar Narkoba, BNN Kordinasi dengan BNNP dan Pemprov DKI

"Dari pengungkapan kasus tersebut, BNN mengamankan seorang pria inisial ED (35) di Kawasan Dusun Ulee Uteun, Kecamatan Lapang, Aceh Utara," kata Heru.

Ia mengatakan, kasus tersebut masih berkaitan dengan pengungkapan 40 kg sabu yang diungkap BNN 10 Januari 2018 dengan tersangka berinisial IK alias DB yang saat itu melarikan diri.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Megapolitan
Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Megapolitan
Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Megapolitan
Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Megapolitan
Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Megapolitan
Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Megapolitan
DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

Megapolitan
Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Megapolitan
Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Megapolitan
Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

Megapolitan
Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Megapolitan
Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

Megapolitan
Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
Berbeda dengan Gerindra, PKS Usulkan Voting Tertutup untuk Pemilihan Wagub DKI

Berbeda dengan Gerindra, PKS Usulkan Voting Tertutup untuk Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X