Bus Transjabodetabek Premium dari Bekasi Berangkat Tiap 10 Menit

Kompas.com - 08/03/2018, 14:51 WIB
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono saat ditemui di Cikarang, Jumat (20/10/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahKepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono saat ditemui di Cikarang, Jumat (20/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono berharap, pembatasan kendaraan berdasarkan plat nomor ganjil dan genap di pintu Tol Bekasi Barat dan Timur bisa mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum.

Guna menjamin perjalanan masyarakat aman dan nyaman, BPTJ menyediakan puluhan bus Transjabodetabek Premium sebagai moda pengganti kendaraaan pribadi.

"Puluhan bus premium sudah kami siapkan di beberapa titik. Masyarakat bisa menggunakan bus tersebut yang sudah dilengkapi wifi, ada colokan listrik, dan bangku reclining sehingga mereka bisa santai di dalamnya," kata Bambang di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Jakarta Timur, Kamis (8/3/2018).

Baca juga : 8.000 Kendaraan Akan Terdampak Sistem Ganjil-Genap di Tol Bekasi

Untuk menjamin ketepatan waktu perjalanan dari Bekasi ke Jakarta, BPTJ bersama Jasa Marga dan Kepolisian menyediakan jalur khsusus bus di jalan tol.

"Kondisi di ruas Cikampek sudah gawat darurat karena sudah tidak bisa menampung jumlah kendaraan, karena itu kami terapkan solusi melalui kebijakan ini," kata Bambang.

"Dengan beralih ke transportasi umum, sistem ganjil-genap yang bisa mengurangi kepadatan serta dibuatnya jalur khusus bus, masyarakat bisa hadir di kantor tepat waktu dengan kondisi fresh, sehingga mereka bisa bekerja optimal," kata dia.

Bus tersebut tersedia di empat lokasi, yakni Summarecon, Mega City, Grand Dhika, dan Bekasi Trade Center dengan durasi keberangkatan tiap 10 menit.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa menambahkan, masyarakat yang membawa kendaraan bisa memarkir kendaraan mereka di kantung parkir yang sudah disediakan di empat lokasi bus tersebut.

"Mereka tetap bisa bawa mobil lalu parkir di park n ride dan meneruskan perjalanan dengan transportasi umum. Kami sudah kerja sama, tarif parkir itu hanya Rp 10.000 seharian, sedangkan untuk ongkos bus premium Rp 20.000," kata Royke.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Megapolitan
Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Megapolitan
Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Megapolitan
Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Megapolitan
Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Megapolitan
Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Megapolitan
Pemkot Jaksel Panggil Pengembang Melati Residence, Wali Kota: Dua Kali Tak Hadir

Pemkot Jaksel Panggil Pengembang Melati Residence, Wali Kota: Dua Kali Tak Hadir

Megapolitan
Ridwan Kamil Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar Setelah Long Weekend

Ridwan Kamil Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar Setelah Long Weekend

Megapolitan
Pembangunan Embung Tegal Alur Ditargetkan Selesai Awal 2021

Pembangunan Embung Tegal Alur Ditargetkan Selesai Awal 2021

Megapolitan
Pemkot Klaim Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Barat Turun Berkat Ronda Keliling

Pemkot Klaim Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Barat Turun Berkat Ronda Keliling

Megapolitan
Lurah Sebut PT Khong Guan Janji Beri Jawaban soal Ganti Rugi Warga Senin Pekan Depan

Lurah Sebut PT Khong Guan Janji Beri Jawaban soal Ganti Rugi Warga Senin Pekan Depan

Megapolitan
Demo Tolak UU Cipta Kerja Usai, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Demo Tolak UU Cipta Kerja Usai, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Megapolitan
8 Dugaan Pelanggaran Kampanye Pilkada Tangsel Dilakukan 2 Paslon

8 Dugaan Pelanggaran Kampanye Pilkada Tangsel Dilakukan 2 Paslon

Megapolitan
Musim Hujan, Pemkot Tangerang Siapkan 709 Petugas Siaga Banjir

Musim Hujan, Pemkot Tangerang Siapkan 709 Petugas Siaga Banjir

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Zebra 26 Oktober-8 November 2020

Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Zebra 26 Oktober-8 November 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X