Tempat Relokasi Disebut Tak Cukup Tampung Pedagang Pasar Blok G

Kompas.com - 08/03/2018, 18:30 WIB
Motor melintasi lajur pedagang di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang dimana kendaraan bermotor dilarang melintas pukul 08.00 - 15.00 WIB selain transjakarta Tanah Abang Explorer pada Senin (5/2/2018). Kompas.com/RimaMotor melintasi lajur pedagang di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang dimana kendaraan bermotor dilarang melintas pukul 08.00 - 15.00 WIB selain transjakarta Tanah Abang Explorer pada Senin (5/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi mengatakan, pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Jatibaru tak punya peluang direlokasi ke tempat penampungan yang sama dengan pedagang Pasar Blok G, Tanah Abang.

Alasanya, tempat relokasi itu bahkan tidak cukup untuk menampung pedagang Pasar Blok G.

"Buat Blok G saja tidak muat karena sangat banyak," ujar Irwandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (8/3/2018).

Irwandi mengatakan jumlah pedagang Pasar Blok G sekitar 2.000 orang. Sementara itu, tempat penampungan yang ada di samping Hotel Pharmin itu hanya bisa menampung sekitar 1.500 pedagang.

Baca juga : Sandi: Pedagang Blok G Dipindahkan Setelah Lokasi Sementara Dibangun

Irwandi mengatakan PKL di Jalan Jatibaru nanti tetap akan direlokasi. Namun tidak di lokasi yang sama dengan pedagang Pasar Blok G. PKL Jalan Jatibaru akan direlokasi ke atas skybridge yang akan dibangun di kawasan Tanah Abang.

"Jadi masih tunggu skybridge dulu," kata dia.

 Jalan Jatibaru di depan Stasiun Tanah Abang ditutup sejak Desember tahun lalu untuk tempat berdagang PKL dari pukul 08.00 sampai 18.00. Satu ruas lain digunakan bergantian oleh bus transjakarta Tanah Abang Explorer dan angkot.

Baca juga : Dishub DKI Siap Diperiksa Polda soal Penutupan Jalan Jatibaru

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[HOAKS] Arus Angin dari Utara ke Selatan pada 10-12 April Membawa Wabah

[HOAKS] Arus Angin dari Utara ke Selatan pada 10-12 April Membawa Wabah

Megapolitan
Penusuk Wiranto Pikir Densus 88 Naik Helikopter untuk Tangkap Dirinya

Penusuk Wiranto Pikir Densus 88 Naik Helikopter untuk Tangkap Dirinya

Megapolitan
Mulai Jumat, Semua Pusat Perbelanjaan di Jakarta Tidak Beroperasi

Mulai Jumat, Semua Pusat Perbelanjaan di Jakarta Tidak Beroperasi

Megapolitan
Teknis Penerapan PSBB di Kota Bekasi Akan Sama seperti Jakarta

Teknis Penerapan PSBB di Kota Bekasi Akan Sama seperti Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Mulai Bagikan 18.000 Paket Sembako untuk Warga Penjaringan

Pemprov DKI Mulai Bagikan 18.000 Paket Sembako untuk Warga Penjaringan

Megapolitan
Jelang Penerapan PSBB, Kasatpol PP Jakbar Siapkan Personel untuk Patroli

Jelang Penerapan PSBB, Kasatpol PP Jakbar Siapkan Personel untuk Patroli

Megapolitan
Sebanyak 48 TPS di Jakarta Dipakai Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Sebanyak 48 TPS di Jakarta Dipakai Khusus untuk Sampah Masker dan APD

Megapolitan
Pelaku Penjambretan Ditangkap Setelah Motor Dihalang Warga

Pelaku Penjambretan Ditangkap Setelah Motor Dihalang Warga

Megapolitan
Wali Kota Belum Mau Buka-bukaan Skema Rinci PSBB Kota Depok

Wali Kota Belum Mau Buka-bukaan Skema Rinci PSBB Kota Depok

Megapolitan
Wali Kota Depok Usulkan PSBB di Bodebek agar Pembatasan Angkutan Umum Terintegrasi

Wali Kota Depok Usulkan PSBB di Bodebek agar Pembatasan Angkutan Umum Terintegrasi

Megapolitan
UPDATE : 30.802 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 949 Orang Positif

UPDATE : 30.802 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 949 Orang Positif

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Bekasi Terus Bertambah, Kini Ada 70 Pasien yang Positif

Kasus Covid-19 di Bekasi Terus Bertambah, Kini Ada 70 Pasien yang Positif

Megapolitan
Pemkot Depok Klaim Berkas Usulan PSBB Sudah Lengkap

Pemkot Depok Klaim Berkas Usulan PSBB Sudah Lengkap

Megapolitan
Pemkot Tangsel Segera Ajukan PSBB, Anggaran Disiapkan Rp 100 Milar

Pemkot Tangsel Segera Ajukan PSBB, Anggaran Disiapkan Rp 100 Milar

Megapolitan
UPDATE: 150 Tenaga Kesehatan di DKI Positif Virus Corona, 2 Orang Meninggal

UPDATE: 150 Tenaga Kesehatan di DKI Positif Virus Corona, 2 Orang Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X