Pengembang Sebut Skema Pembelian Rumah DP 0 di Rorotan Tak Bisa Pakai FLPP

Kompas.com - 10/03/2018, 08:38 WIB
Penampakan rumah contoh DP 0 Rupiah di Rorotan, Jakarta Utara, Jumat (9/3/2018). KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan DPenampakan rumah contoh DP 0 Rupiah di Rorotan, Jakarta Utara, Jumat (9/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Nusa Kirana selaku pengembang proyek rumah DP 0 Rupiah di Rorotan menyatakan, skema pembelian rumah yang mereka tawarkan tidak bisa melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Government Relations PT Nusa Kirana Dhiki Kurniawan mengatakan, hal tersebut tidak bisa dilakukan karena proyek rumah DP 0 Rupiah yang mereka bangun tidak masuk skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Kalau bagusnya memang skemanya BLUD. Cuma BLUD kan FLPP dan kalau FLPP kan program pemerintah, Pemprov DKI. Kalau pakai BLUD pasti pakai FLPP tapi kita ga mungkin pakai harga FLPP," kata Dhiki saat dihubungi pada Jumat (9/3/2018).

Meskipun begitu, Dhiki mengungkapkan,  konsep BLUD dapat diterapkan oleh perusahaan swasta untuk menyeleksi pembeli yang benar-benar membutuhkan hunian.

Baca juga : Ini Syarat Membeli Rumah DP 0 Rupiah di Rorotan

"Artinya bagaimana supaya mengunci pasar, supaya benar-benar untuk masyarakat yang butuh, bukan untuk investor," kata Dhiki.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, PT Nusa Kirana dan Pemprov DKI Jakarta dapat menggunakan BLUD yang tengah disiapkan untuk menyeleksi para pembeli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya kira mesti lewat BLUD ya penjualannya, supaya memenuhi syarat-syarat seperti harus rumah pertama, kemudian juga enggak boleh dijual lagi," kata Taufik saat dihubungi pada Jumat (9/3/2018).

Baca juga : Meski Rumah DP 0 Rupiah di Rorotan Bukan Proyek DKI, Nyaris Seribuan Orang Daftar Membeli

Taufik optimistis Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa menerima skema kerja sama itu. "Ada orang mau ngerjain programnya dia masa enggak acc (disetujui)," ujar Taufik.

Adapun Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyebut, proyek rumah DP 0 Rupiah yang dibangun PT Nusa Kirana tidak masuk skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta.

"Ini memang 100 persen inisiatif swasta. Kami melihat memang dari segi harganya agak jauh dari skema FLPP. Jadi yang kami sepakati kemarin adalah ini bukan skema FLPP," kata Sandiaga di Glodok, Sabtu (3/3/2018).

Kompas TV Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali merealisasikan program rumah nol rupiah dengan konsep rumah tapak di wilayah Jakarta Utara.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.