Sumringahnya Anies, Sabtu Pagi Melukis Mural di Tiang Jalan Layang Antasari

Kompas.com - 10/03/2018, 10:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melukis mural di tiang Jalan Layang Non-tol Antasari, Sabtu (10/3/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melukis mural di tiang Jalan Layang Non-tol Antasari, Sabtu (10/3/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiang-tiang di Jalan Layang Non-tol Antasari nantinya tidak hanya berupa dinding beton. Goresan cat berwarna hijau yang dibuat oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengawali kegiatan pembuatan mural pada tiang-tiang itu pagi ini, Sabtu (10/3/2018).

Anies membuat huruf "J" dengan cat hijau di salah satu tiang jalan layang. Anies tampak sangat senang pagi ini.

"Alhamdulillah, rencana yang sudah dirancang panjang sejak awal kami bertugas salah satunya adalah menjadikan tiang-tiang beton yang sekarang semata-mata sebagai tiang beton, diubah menjadi kanvas untuk ekspresi seni lukis bagi siswa SMA," ujar Anies di bawah jalan layang Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu.

Baca juga : Jalan Kaki di Perth, Jangan Lupa Lihat Mural Karya Seniman Indonesia

Ada 63 tiang yang akan dilukis mural oleh perwakilan dari 63 SMA dan SMK di Jakarta. Anies mengatakan kegiatan ini untuk membuat Jakarta lebih indah lagi. Hal ini penting karena sesuai dengan visi dan misi pemerintahannya.

"Dari awal kita tegaskan bukan hanya kota yang maju tapi warganya bahagia. Kebahagian bisa dari banyak hal termasuk menikmati karya seni dari watga Jakarta sendiri," kata dia.

Anies mengatakan ada alasan mengapa anak-anak SMA yang diminta untuk melukis tiang-tiang itu. Lukisan mural di tiang nantinya pasti akan kotor karena terkena sinar matahari, polusi, hingga air hujan. Tahun depan, Pemprov DKI Jakarta akan membuat acara serupa. Adik-adik kelas siswa SMA yang hari ini melukis mural bisa lanjut melukis mural di tiang itu.

Baca juga : Melihat Warna-warni Mural di Tembok Mako Brimob Kelapa Dua

"Anak SMA tiap tahun berganti generasi. Nanti, ini menjadi ruang ekspresi dinamis. Tahun 2019, 2020 bisa secara bergantian diwarnai anak-anak kita," kata dia.

Usai membuka acara itu, Anies sempat berfoto-foto dengan latar lukisan mural yang sudah jadi. Lukisan itu bergambar beberapa ikon Jakarta seperti Monumen Nasional dan Balai Kota. Selain itu, Anies juga sempat menyapa beberapa siswa peserta mural dan berfoto bersama mereka.

Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan pelaku industri dalam acara ini. Lebih dari 1.000 liter cat digunakan dalam acara pengecatan tiang-tiang Jalan Layang Antasari. Sebelum pengecatan, telah dilakukan seleksi terlebih dahulu terhadap lukisan yang akan dibuat para siswa. Institut Kesenian Jakarta bertugas melakukan kurasi atas ide-ide lukisan itu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Megapolitan
Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Tujuh Sumur Tua di Kranggan Resmi Dijadikan Cagar Budaya

Tujuh Sumur Tua di Kranggan Resmi Dijadikan Cagar Budaya

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21, Kasus Covid-19 di Bekasi Capai 703

UPDATE: Tambah 21, Kasus Covid-19 di Bekasi Capai 703

Megapolitan
Pemkot Depok Pastikan Tempat Tidur Bagi Pasien Covid-19 Masih Tersedia

Pemkot Depok Pastikan Tempat Tidur Bagi Pasien Covid-19 Masih Tersedia

Megapolitan
Giant Margo City Belum Ditetapkan Jadi Klaster Covid-19, Ini Sebabnya

Giant Margo City Belum Ditetapkan Jadi Klaster Covid-19, Ini Sebabnya

Megapolitan
Pegawai Positif Covid-19, Giant Extra Margo City Ditutup Sementara

Pegawai Positif Covid-19, Giant Extra Margo City Ditutup Sementara

Megapolitan
Kerinduan Idris Si Manusia Patung, Kenang Ramainya HUT RI di Kota Tua Sebelum Pandemi...

Kerinduan Idris Si Manusia Patung, Kenang Ramainya HUT RI di Kota Tua Sebelum Pandemi...

Megapolitan
Simak, Ini Prakiraan Cuaca BMKG di Jabodetabek 15 Agustus 2020

Simak, Ini Prakiraan Cuaca BMKG di Jabodetabek 15 Agustus 2020

Megapolitan
UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

Megapolitan
Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

Megapolitan
Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X