Masih Banyak Warga Belum Mengetahui Cara Mengadu di Mal Pelayanan Publik

Kompas.com - 12/03/2018, 21:23 WIB
Mal Pelayanan Publik, Jalam H. Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Jumat (9/3/2018) RIMA WAHYUNINGRUMMal Pelayanan Publik, Jalam H. Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Jumat (9/3/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta sebagai pengelola Mal Pelayanan Publik menemukan kendala yang kerap terjadi dari para pemohon layanan.

"Kendala yang sering terjadi adalah beberapa masyarakat yang belum mengetahui prosedur yang harus melakukan pendaftaran online terlebih dahulu," kata Humas DPMPTSP DKI Jakarta Aldi kepada Kompas.com.

Beberapa unit yang diharuskan mendaftar online terlebih dahulu adalah DPMPTSP DKI Jakarta dan imigrasi. 

Baca juga: Mengintip Kemegahan Mal Pelayanan Publik DKI (Bag. 1)

Sejumlah warga mengantre di ruang tunggu Mal Pelayanan Publik, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Sejumlah warga mengantre di ruang tunggu Mal Pelayanan Publik, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).
Masyarakat diminta melakukan pendaftaran online terlebih dahulu sebelum datang ke mal pelayanan publik untuk mengambil nomor antrean.

Antrean online bisa dilakukan dengan mengakses pelayanan.jakarta.go.id pada pukul 07.00-11.00 dan pukul 16.00-21.00.

Para pemohon diminta mencetak nomor antrean untuk datang ke mal pelayanan publik.

Baca juga: Mengintip Kemegahan Mal Pelayanan Publik DKI (Bag. 2)

"Ada beberapa layanan yang masih menggunakan metode antrean secara manual. Dengan langsung datang ke mal pelayanan publik tanpa harus mengajukan antrean online," ujarnya.  

Layanan yang melayani metode antrean manual adalah konsultasi perizinan dan non perizinan yang tersedia di lantai 2 dan di unit-unit layanan lainnya di lantai 3.

Mal Pelayanan Publik

Masyarakat bisa mengurus berbagai keperluan di mal pelayanan publik. 

Mal pelayanan publik terletak di Jalam Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, dan dibuka pukul 08.00-15.30.

Pelayanan pembuatan SKCK Polda Metro Jaya di Mal Pelayanan Publik, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Pelayanan pembuatan SKCK Polda Metro Jaya di Mal Pelayanan Publik, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).
Masyarakat bisa melakukan berbagai layanan perizinan dan non perizinan seperti perpanjangan paspor, SIM, Izin Mendirikan Bangunan, SKCK, BPJS, dan lain-lain.

Baca juga: Mal Pelayanan Publik, Mal yang Lengkap tapi Terbatas...

"Mal pelayanan publik merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat mau pun daerah, serta pelayanan BUMN dan BUMD dalam rangka memberikan pelayanan nyata bagi warga Ibu Kota," kata Aldi. 

Meski demikian, mal pelayanan publik tetap mengacu peraturan masing-masing unit.

Meja-meja pelayanan di Mal Pelayanan Publik, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Meja-meja pelayanan di Mal Pelayanan Publik, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017).
"Dengan kata lain, dari segi prosedur dan persyaratan tetap sama dengan kantor utama masing-masing unit layanan," ujarnya. 

Baca juga: Mal Pelayanan Publik Kayak Mal Beneran, Apa-apa Ada

Dalam satu hari, pengunjung yang datang ke mal pelayanan publik untuk mengurus perizinan dan non perizinan rata-rata 450 - 800 pengunjung.

Pada Januari 2017, tercatat 11.947 pemohon datang ke mal pelayanan publik. 

328 jenis layanan terdiri dari 296 dari Pemprov DKI dan 7 kementerian mau pun lembaga negara.

Baca juga: SPKT Polda Metro di Mal Pelayanan Publik Tak Terima Laporan Pidana

Mal Pelayanan Publik di Jalan Rasuna Said yang baru diresmikan Kamis (12/10/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Mal Pelayanan Publik di Jalan Rasuna Said yang baru diresmikan Kamis (12/10/2017).
Beberapa yang ramai seperti perizinan bidang aktivitas usaha, layanan fast track seperti angka pengenal impor, rencana penggunaan tenaga kerja asing, dan izin mempekerjakan tenaga asing. 

"Layanan Imigrasi dan layanan Polda Metro Jaya juga ramai," kata Aldi. 

Sosialisasi

DPMTPSP DKI Jakarta menyosialisasikan mal pelayanan publik dengan beberapa pihak kepada masyarakat. 

Mal Pelayanan Publik di Jalan Rasuna Said yang baru diresmikan Kamis (12/10/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Mal Pelayanan Publik di Jalan Rasuna Said yang baru diresmikan Kamis (12/10/2017).
"Program Komunikasi masyarakat dilakukan secara masif dan berkesinambungan dengan memanfaatkan berbagai saluran komunikasi, baik media konvensional mau pun media elekronik atau pun media sosial," ujarnya. 

Baca juga: Di Mal Pelayanan Publik, Polda Metro Tak Layani Pembuatan SIM Baru

Pihaknya bekerja sama dengan PT Transjakarta, Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik DKI Jakarta, dan lain-lain. 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Megapolitan
Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X