Anies: Saya Kadang Miris kalau Lihat PKL Difoto Terus Disebar... - Kompas.com

Anies: Saya Kadang Miris kalau Lihat PKL Difoto Terus Disebar...

Kompas.com - 13/03/2018, 11:03 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Sari Pan Pacific, Senin (12/3/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Sari Pan Pacific, Senin (12/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan, ada pesan penting dalam razia gedung yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pesannya adalah semua masyarakat di Jakarta harus mengikuti peraturan.

"Saya kadang miris, kalau lihat foto PKL difoto terus disebar. Betul, terus terang saya merasa... beginikah cara kita? Ya, mereka memang tidak menaati aturan, tetapi mereka tidak menaati aturan karena kebutuhan," ujarnya.

"Di belakangnya, gedung pencakar langit tidak menaati aturan karena apa? Karena greed karena keserakahan," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (13/3/2018).

Anies mengatakan, selama ini kecendrungan masyarakat adalah memperhatikan kesalahan kecil rakyat kecil. Kesalahan besar yang dilakukan mereka yang besar kerap dilupakan. Dia tidak ingin hal itu terus berlanjut.

Baca juga: Sandiaga Ingatkan Penutupan Jalan Jatibaru demi Selamatkan 400 PKL

PKL Tanah Abang kembali mengokupasi trotoar di depan Stasiun Tanah Abang, Jumat (22/12/2017).Kompas.com/David Oliver Purba PKL Tanah Abang kembali mengokupasi trotoar di depan Stasiun Tanah Abang, Jumat (22/12/2017).
"Justru kami ingin tegaskan yang salah itu salah meski itu besar. Sanksi akan diberikan," kata Anies.

Anies telah mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 279 Tahun 2018. Melalui Kepgub itu, terbentuklah Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah Serta Pemanfaatan Air Tanah di Bangunan Gedung dan Perumahan.

Baca juga: Pemkot Jaksel Masih Cari Lokasi untuk Tempatkan PKL Melawai

Sasaran awal tim tersebut adalah gedung-gedung. Tepatnya ada 80 gedung dari 68 pengelola yang akan diperiksa tim ini.

Pemeriksaannya mengenai sumber air yang digunakan gedung itu karena penggunaan airnya mencurigakan. Air PDAM yang digunakan di gedung-gedung itu relatif kecil, sedangkan penghuni gedungnya banyak.

Baca juga: PKL Ini Datang ke Balai Kota DKI, Minta Dibolehkan Berjualan di Halte


Kompas TV Nantinya sepanjang Sudirman-Thamrin akan ada ruang ekspresi seni dan budaya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X