Hanya Penjudi dan Penghuni yang Bisa Leluasa Masuk Gang C Kelurahan Kartini - Kompas.com

Hanya Penjudi dan Penghuni yang Bisa Leluasa Masuk Gang C Kelurahan Kartini

Kompas.com - 15/03/2018, 10:29 WIB
Sebanyak 85 pelaku perjudian diamankan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/3/2018).KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Sebanyak 85 pelaku perjudian diamankan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Bukan perkara mudah untuk bisa masuk ke Jalan Dwi Warna Gang C, Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sebab, di gang tersebut terdapat satu rumah yang menjadi arena perjudian.

Selain penghuni Gang C dan penjudi, pendatang akan dimata-matai pergerakannya ketika melintas di gang padat penduduk tersebut.

"Tidak bisa sembarang orang masuk, hanya member yang bisa masuk, ada mata-mata sekitar 10 orang lebih yang berada di sekitar gang untuk memantau pergerakan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, Kamis (14/3/2018).

Baca juga : Rumah Kosong Jadi Tempat Judi, Ketua RT dan Pemilik Diburu Polisi

Argo menuturkan, mata-mata yang disebar di gang tersebut sudah mengetahui siapa saja para penghuni Gang C dan orang yang biasa bermain judi.

Jadi, ketika ada orang asing masuk, para mata-mata itu langsung memantau pergerakan orang asing tersebut.

"Orang asing di sini bukan orang dari negara lain, tetapi orang asing di sini orang yang bukan member," ucap Argo.

Polisi menggerebek dua rumah judi di Jalan Dwi Warna 8, Gang C Nomor 42, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018) malam. 87 penjudi diamankan dia dua rumah tersebutDOK.PRIBADI/HUMAS POLRES JAKARTA PUSAT Polisi menggerebek dua rumah judi di Jalan Dwi Warna 8, Gang C Nomor 42, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018) malam. 87 penjudi diamankan dia dua rumah tersebut

Terkait dengan aktivitas tersebut, polisi akan memanggil perangkat RT dan RW setempat untuk menjelaskan keberadaan arena judi yang sudah berlangsung sekitar 1 tahun.

"Perangkat RT dan RW di sana akan kami panggil, kami mintai keterangan, apakah yang bersangkutan tahu tentang kegiatan ini," kata Argo.

Polisi mengamankan 85 orang yang terdiri dari pria dan wanita karena kedapatan berjudi pai kyu dan koprok.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita uang tunai hingga Rp 300 juta, alat perjudian, ponsel, dan buku catatan perjudian.

Baca juga : 85 Orang Ditangkap karena Judi, Polisi Akan Periksa RT/RW di Kelurahan Kartini

Sebanyak 85 orang yang ditangkap kini ditahan untuk dimintai keterangan terkait aktivitas perjudian tersebut.

"Semuanya kami tahan. Kami kenakan Pasal 33 dan kami juncto-kan pasal pencucian uang. Sekarang kami masih dalami," kata Argo.


Terkini Lainnya

Kisah Risma saat Menerima Guangzhou Awards 2018, Cerita Tentang Sampah hingga Pentingnya Waduk

Kisah Risma saat Menerima Guangzhou Awards 2018, Cerita Tentang Sampah hingga Pentingnya Waduk

Regional
2 Anggota TNI yang Ditembak KKB Belum Dievakuasi dari Nduga Papua karena Cuaca Buruk

2 Anggota TNI yang Ditembak KKB Belum Dievakuasi dari Nduga Papua karena Cuaca Buruk

Regional
Wapres Kalla Minta Menag Pangkas Daftar Tunggu Haji

Wapres Kalla Minta Menag Pangkas Daftar Tunggu Haji

Nasional
Ma'ruf Amin Yakin Suara NU Solid hingga Akar Rumput

Ma'ruf Amin Yakin Suara NU Solid hingga Akar Rumput

Nasional
Kemendikbud Umumkan Jadwal SKB CPNS, Ini Informasi Lengkapnya

Kemendikbud Umumkan Jadwal SKB CPNS, Ini Informasi Lengkapnya

Nasional
Puluhan Keluarga Korban JT 610 Tolak Pemberian Santunan dari Lion Air

Puluhan Keluarga Korban JT 610 Tolak Pemberian Santunan dari Lion Air

Megapolitan
Pesan Makanan Pakai Uber Eats, Pria Ini Malah Dapat Celana Dalam Kotor

Pesan Makanan Pakai Uber Eats, Pria Ini Malah Dapat Celana Dalam Kotor

Internasional
Buntut Penangkapan Petinggi Huawei, Eks Diplomat Kanada Ditahan China

Buntut Penangkapan Petinggi Huawei, Eks Diplomat Kanada Ditahan China

Internasional
Sekolah Gratis Berlaku bagi Siswa SD dan SMP Swasta Tidak Mampu di Depok

Sekolah Gratis Berlaku bagi Siswa SD dan SMP Swasta Tidak Mampu di Depok

Megapolitan
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Kebayoran Baru

Pohon Tumbang Timpa Mobil di Kebayoran Baru

Megapolitan
1.096 Pekerja dI DKI akan Dapatkan Kartu Pekerja

1.096 Pekerja dI DKI akan Dapatkan Kartu Pekerja

Megapolitan
Tak Dapat Emas, Peserta Nikah Massal Tahun Ini Dapat Mahar Rp 500.000

Tak Dapat Emas, Peserta Nikah Massal Tahun Ini Dapat Mahar Rp 500.000

Megapolitan
Menurut Deddy Mizwar, Izin Tata Ruang Meikarta Libatkan Pemerintah di Jabar dan Pusat

Menurut Deddy Mizwar, Izin Tata Ruang Meikarta Libatkan Pemerintah di Jabar dan Pusat

Nasional
Malam Tahun Baru 2019, Pemprov DKI Kembali Gelar Nikah Massal

Malam Tahun Baru 2019, Pemprov DKI Kembali Gelar Nikah Massal

Megapolitan
Sudah 2 Minggu, Suara Dentuman Misterius Muncul dari Bawah Tanah Rumah Warga Sumarorong

Sudah 2 Minggu, Suara Dentuman Misterius Muncul dari Bawah Tanah Rumah Warga Sumarorong

Regional

Close Ads X