Kronologi Pengemudi Mercy Tabrak Polantas di Depan Mal Taman Anggrek

Kompas.com - 15/03/2018, 13:49 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi menjelaskan kronologi pengemudi mobil Mercedes-Benz (Mercy), Olivia Beatrix, menabrak polisi lalu lintas (polantas) Jakarta Barat, Aiptu Hendeli, di depan Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Selasa (14/3/2018)

Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli Polres Jakarta Barat AKP Sugeng mengatakan, mulanya polisi sedang melalukan patroli di kawasan tersebut. Polisi kemudian melihat pelat nomor B 8837 GK kendaraan Mercy tersebut telah mati.

Namun, saat akan memberhentikan mobil tersebut, Aiptu Hendeli yang sedang naik sepeda motor malah ditrabrak.

"Betul pelatnya mati. Dari TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor) sudah ketahuan bukan keluaran Polda dan saat diberhentikan bukannya berhenti malah nabrak," kata Sugeng kepada Kompas.com, Kamis (15/3/2018).

Baca juga: Tak Mau Diberhentikan, Pengendara Mercy Tabrak Polisi Lalu Lintas

Hendeli langsung meminta bantuan pengemudi ojek online untuk mengejar pengemudi Mercy. Namun, Hendeli tidak memungkinkan ikut mengejar karena ia mengalami patah tulang setelah ditabrak.

Hendeli langsung dilarikan ke rumah sakit di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Sepeda motor yang dikendarai Hendeli juga rusak.

"Motornya rusak. Itu motor tinggi yang ditabrak. Lampu belakangnya rusak," kata Sugeng.

Baca juga: Pengemudi Mercy Mengaku Tak Sengaja Tabrak Polantas di Jakbar 

Sugeng mengatakan, upaya mengejar mobil Mercy itu akhirnya dilanjutkan petugas sekuriti Mal Taman Anggrek. Namun, pengemudi tetap tidak mengindahkan peringatan untuk turun dari mobil.

"Boro-boro minta maaf, buka kaca saja enggak. Yang minta buka kaca sudah lewat (bantuan) sekuriti Taman Anggrek karena (Hendeli) dibawa ke rumah sakit," ucapnya.

Tak lama kemudian, petugas lalu lintas lainnya mendatangi tempat kejadian dan mengamankan kendaraan yang dikemudikan Olivia tersebut.

"(Kendaraanya) langsung dibawa ke kantor Tomang dulu. Kendaraannya kan diderek," tambah Sugeng.

Baca juga: Ditabrak Pengemudi Mercy di Depan Taman Anggrek, Polantas Alami Tulang Kaki Retak dan Geser

Sementara itu, pengemudi Mercy tersebut menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat. Adapun Hendeli masih menjalami masa pemulihan.

"Sekarang lagi di kediamannya. Tulang kakinya ada yang retak dan geser. Sementara tidak masuk (kerja). Kalau masih pakai gips dan belum dibuka belum bisa bawa kendaraan, ya," kata Sugeng. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 27 Januari: Tambah 425 Kasus di Kota Tangerang, 1.774 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Tambah 425 Kasus di Kota Tangerang, 1.774 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Ini Kasus Penyekapan Pengusaha di Depok yang Bikin Oknum TNI Diseret ke Pengadilan Militer

Ini Kasus Penyekapan Pengusaha di Depok yang Bikin Oknum TNI Diseret ke Pengadilan Militer

Megapolitan
Akhir Pelarian Pemuda yang Bunuh Temannya di Bekasi karena Tak Diajak Cari Kerja

Akhir Pelarian Pemuda yang Bunuh Temannya di Bekasi karena Tak Diajak Cari Kerja

Megapolitan
3 Ruko di Pasar Cengkareng Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 3 Miliar

3 Ruko di Pasar Cengkareng Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 3 Miliar

Megapolitan
Praktik Pungli di Pasar Lama Tangerang Terungkap, Berdalih Uang Keamanan

Praktik Pungli di Pasar Lama Tangerang Terungkap, Berdalih Uang Keamanan

Megapolitan
Polisi Dalami Keterkaitan 2 Perusahaan Pinjol Ilegal yang Digerebek di PIK 2

Polisi Dalami Keterkaitan 2 Perusahaan Pinjol Ilegal yang Digerebek di PIK 2

Megapolitan
Kasus Covid-19 Makin Parah, Mengapa Jakarta Masih Terapkan PPKM Level 2?

Kasus Covid-19 Makin Parah, Mengapa Jakarta Masih Terapkan PPKM Level 2?

Megapolitan
Sampah Dibuang di Perbatasan Jaksel, Sudin LH: Sudah Diangkut, Ada Lagi

Sampah Dibuang di Perbatasan Jaksel, Sudin LH: Sudah Diangkut, Ada Lagi

Megapolitan
Dinkes DKI: 458.527 Orang Sudah Divaksinasi Booster di Jakarta

Dinkes DKI: 458.527 Orang Sudah Divaksinasi Booster di Jakarta

Megapolitan
Didemo Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange, PT Jaya Real Property: Mal Dibangun Sah secara Hukum

Didemo Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange, PT Jaya Real Property: Mal Dibangun Sah secara Hukum

Megapolitan
Oknum TNI yang Sekap Pengusaha di Depok Jalani Sidang Militer, Didakwa Pasal Berlapis

Oknum TNI yang Sekap Pengusaha di Depok Jalani Sidang Militer, Didakwa Pasal Berlapis

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Mengapa Dinkes DKI Anggap Sekolah Tatap Muka Masih Aman?

Kasus Covid-19 Melonjak, Mengapa Dinkes DKI Anggap Sekolah Tatap Muka Masih Aman?

Megapolitan
Dinkes DKI: 90 Persen Hasil Pemeriksaan WGS Covid-19 di Jakarta adalah Omicron

Dinkes DKI: 90 Persen Hasil Pemeriksaan WGS Covid-19 di Jakarta adalah Omicron

Megapolitan
Polisi Gerebek Lagi Pinjol Ilegal di PIK, 1 dari 27 Orang yang Diamankan adalah WNA

Polisi Gerebek Lagi Pinjol Ilegal di PIK, 1 dari 27 Orang yang Diamankan adalah WNA

Megapolitan
Dua Kantor Pinjol di PIK Digrebek Polisi dalam Dua Hari Berturut-turut

Dua Kantor Pinjol di PIK Digrebek Polisi dalam Dua Hari Berturut-turut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.