Penurunan Tarif Bus Transjabodetabek Premium Hanya Sementara

Kompas.com - 19/03/2018, 12:50 WIB
Transjabodetabek Premium dengan trayek TangCity Mall-ITC Kuningan resmi diuji coba per Rabu (10/1/2018). Dokumentasi Humas TangCity MallTransjabodetabek Premium dengan trayek TangCity Mall-ITC Kuningan resmi diuji coba per Rabu (10/1/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa mengatakan, tarif bus transjabodetabek premium rute Bekasi-Jakarta turun dari Rp 20.000 menjadi Rp 10.000 sekali jalan untuk sementara selama masa promosi. Pande mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah mempromosikan tarif murah bus transjabodetabek premium

"Kami ikut pemerintah. Ini promosi dulu. Kami sepakat turunkan 50 persen, harapannya load factor-nya nanti naik. Minat masyarakat naik menggunakan bus," kata Pande saat dihubungi, Senin (19/3/2018).

Baca juga : Tarif Transjabodetabek Premium Jadi Rp 10.000, Layanan Diharapkan Tetap Prima

Kementerian Perhubungan Minggu kemarin menurunkan tarif bus dan parkir bagi penumpang transjabodetabek premium rute Bekasi Jakarta. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan okupansi bus yang berangkat dari beberapa titik di Bekasi Barat dan Timur tersebut.

Pande mengungkapkan, masa promosi hanya itu untuk sementara waktu. Pihaknya akan melakukan evaluasi bagaimana penerimaan masyarakat selama tarif bus itu diturunkan.

"Promonya sampai akhir bulan. Tapi itu bukan batasan. Kami akan evaluasi lagi apakah masih bisa melakukan promosi lagi. Tergantung evaluasi," ucap Pande.

Dari pantauan Kompas.com Senin pagi, belum terlalu terasa lonjakan penumpang setelah tarif diturunkan.

"Hari ini belum terlihat lonjakan penumpang. Data minggu lalu kenaikan penumpang 40 persen. Mungkin baru terlihat besok Selasa. Kemarin pengumuman penurunan tarifnya belum efektif. Hari ini kami sosialisasikan terus ke penumpang, banyak yang belum tahu," ucap pengawas transjabodetabek premium di titik keberangkatan Bekasi Barat Mega Bekasi, Dhedi Rasmana.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumumkan penurunan tarif bus transjabodetabek premium dari Rp 20.000 menjadi Rp 10.000 serta tarif parkir flat dari Rp 10.000 menjadi Rp 5.000. Hal itu dilakukan karena tingkat keterisian bus atau okupansi masih rendah.

"Ada satu yang belum maksimal, karena kami memberlakukan jalur khusus bus harapannya banyak yang menggunakan bus, tetapi tercatat okupansi hanya 30 persen," kata Budi Karya di Mega City Mal, Bekasi, Jawa Barat, Minggu.

Baca juga : Menhub Turunkan Tarif Bus TransJabodetabek Premium Jadi Rp 10.000



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Megapolitan
Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Megapolitan
Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Megapolitan
Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Megapolitan
Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Megapolitan
Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Megapolitan
Pemkot Jaksel Panggil Pengembang Melati Residence, Wali Kota: Dua Kali Tak Hadir

Pemkot Jaksel Panggil Pengembang Melati Residence, Wali Kota: Dua Kali Tak Hadir

Megapolitan
Ridwan Kamil Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar Setelah Long Weekend

Ridwan Kamil Khawatir Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar Setelah Long Weekend

Megapolitan
Pembangunan Embung Tegal Alur Ditargetkan Selesai Awal 2021

Pembangunan Embung Tegal Alur Ditargetkan Selesai Awal 2021

Megapolitan
Pemkot Klaim Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Barat Turun Berkat Ronda Keliling

Pemkot Klaim Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Barat Turun Berkat Ronda Keliling

Megapolitan
Lurah Sebut PT Khong Guan Janji Beri Jawaban soal Ganti Rugi Warga Senin Pekan Depan

Lurah Sebut PT Khong Guan Janji Beri Jawaban soal Ganti Rugi Warga Senin Pekan Depan

Megapolitan
Demo Tolak UU Cipta Kerja Usai, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Demo Tolak UU Cipta Kerja Usai, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Megapolitan
8 Dugaan Pelanggaran Kampanye Pilkada Tangsel Dilakukan 2 Paslon

8 Dugaan Pelanggaran Kampanye Pilkada Tangsel Dilakukan 2 Paslon

Megapolitan
Musim Hujan, Pemkot Tangerang Siapkan 709 Petugas Siaga Banjir

Musim Hujan, Pemkot Tangerang Siapkan 709 Petugas Siaga Banjir

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Zebra 26 Oktober-8 November 2020

Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Zebra 26 Oktober-8 November 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X