Sandiaga: Di Kepulauan Seribu Banyak yang Tak Rasakan Listrik 24 Jam

Kompas.com - 20/03/2018, 15:33 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Jumat (22/12/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Jumat (22/12/2017).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno merasa miris karena kebutuhan listrik warga Kepulauan Seribu belum seluruhnya terpenuhi. Kata Sandiaga, listrik di Kepulauan Seribu sering kali byar pet. Padahal, mereka termasuk warga Jakarta.

"Pak Irmansyah (Bupati Kepulauan Seribu) bilang, banyak sekali yang mengeluh yang tidak bisa merasakan listrik 24 jam," ujar Sandiaga dalam focus group discussion di Hotel Four Points, Jalan M.H Thamrin, Selasa (20/3/2018). 

"Paling jauh memang Pulau Sebira, ini 61 mil dari Jakarta. Tapi masih KTP-nya gambar Monas juga," tambahnya.

Sandiaga mengatakan sekarang memang sudah ada kabel bawah laut sepanjang 75 kilometer. Namun, listrik yang dihasilkan baru 8 sampai 9 megawatt.

Baca juga : Saat Asian Games, Sandiaga Mau Buat Gala Dinner di Kepulauan Seribu

 

Menurut Sandiaga, Kepulauan Seribu membutuhkan lebih besar dari itu. Apalagi ada rencana untuk membuat resort kelas dunia.

"8-9 megawatt is not enough. Paling enggak lima kali lipat menurut saya, 50 megawatt," kata dia.

Oleh karena itu, butuh alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan listrik warga Kepulauan Seribu. Dalam FGD yang dia buka hari ini, Sandiaga ingin ada usulan-usulan mengenai sumber energi pembangkit listrik. Sandiaga mengatakan pihak swasta bisa berpartisipasi untuk ini.

Sumber energi baru yang bisa menjadi alternatif pembangkit listrik misalnya seperti matahari, angin, hingga sampah.

Baca juga : Dishub Dapat Kapal, Kepulauan Seribu Segera Dapat Pangan Murah

 

Saat ini, kata Sandiaga, baru 16 pulau dari 105 pulau di Kepulauan Seribu yang dialiri listrik.

Setelah energi baru yang akan digunakan sudah ditemukan, Sandiaga ingin ada satu pulau yang menjadi renewable island. Artinya, energi listrik yang digunakan di pulau tersebut benar-benar berasal dari energi yang ada di pulau. Nantinya itu bisa menjadi branding dan ciri khas yang ada di Kepulauan Seribu. 

"Satu pulau sudah branding menjadi digital island tapi ada satu pulau yang betul-betul 100 persen energi baru terbarukan," ujar Sandiaga.

Kompas TV Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu dalam rangka ulang tahun Kepulauan Seribu yang ke-16.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dandim Jaksel Sebutkan Kebanyakan Baliho Rizieq Diturunkan Sendiri oleh Warga

Dandim Jaksel Sebutkan Kebanyakan Baliho Rizieq Diturunkan Sendiri oleh Warga

Megapolitan
Mapolda Metro Dikirimi Puluhan Karangan Bunga Ucapan Dukungan Pencopotan Baliho Rizieq Shihab

Mapolda Metro Dikirimi Puluhan Karangan Bunga Ucapan Dukungan Pencopotan Baliho Rizieq Shihab

Megapolitan
Dandim Jaksel: Sudah Tak Ada Baliho Rizieq Shibab di Jalan Protokol

Dandim Jaksel: Sudah Tak Ada Baliho Rizieq Shibab di Jalan Protokol

Megapolitan
Wagub DKI: Tolak Tes Swab Terancam Denda hingga Rp 7 Juta

Wagub DKI: Tolak Tes Swab Terancam Denda hingga Rp 7 Juta

Megapolitan
FPI Klaim Rizieq Shihab Sudah Tes Swab, Hasilnya Negatif Covid-19

FPI Klaim Rizieq Shihab Sudah Tes Swab, Hasilnya Negatif Covid-19

Megapolitan
KBM Tatap Muka di Bogor Dimulai Januari 2021, Sekolah Harus Dapat Izin Orangtua

KBM Tatap Muka di Bogor Dimulai Januari 2021, Sekolah Harus Dapat Izin Orangtua

Megapolitan
Wagub DKI: Acara Maulid Nabi di Tebet Berbeda, yang Hadir Banyak

Wagub DKI: Acara Maulid Nabi di Tebet Berbeda, yang Hadir Banyak

Megapolitan
Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua: Jelang Vaksin Malah Ada Info Ini...

Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua: Jelang Vaksin Malah Ada Info Ini...

Megapolitan
Pangdam Jaya Ancam Tangkap Orang yang Pasang Lagi Baliho Rizieq Shihab

Pangdam Jaya Ancam Tangkap Orang yang Pasang Lagi Baliho Rizieq Shihab

Megapolitan
Diperiksa Polisi 8 Jam Terkait Acara Rizieq, Wagub DKI Dicecar 46 Pertanyaan

Diperiksa Polisi 8 Jam Terkait Acara Rizieq, Wagub DKI Dicecar 46 Pertanyaan

Megapolitan
Pemohon Dana Hibah Pariwisata di Jakarta Capai 1.557 Perusahaan

Pemohon Dana Hibah Pariwisata di Jakarta Capai 1.557 Perusahaan

Megapolitan
Diperiksa 8 Jam soal Acara Rizieq, Wagub DKI: Saya Jawab Pertanyaan sesuai Fakta dan Data

Diperiksa 8 Jam soal Acara Rizieq, Wagub DKI: Saya Jawab Pertanyaan sesuai Fakta dan Data

Megapolitan
Bima Arya Minta Tenaga Pengajar Dites Swab Sebelum KBM Tatap Muka Digelar

Bima Arya Minta Tenaga Pengajar Dites Swab Sebelum KBM Tatap Muka Digelar

Megapolitan
Sterilisasi Tebet, Polda Metro Jaya Kerahkan 2 Water Cannon untuk Semprot Disinfektan

Sterilisasi Tebet, Polda Metro Jaya Kerahkan 2 Water Cannon untuk Semprot Disinfektan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh Sebulan Bahas Regulasi KBM Tatap Muka di Sekolah

Pemkot Bekasi Butuh Sebulan Bahas Regulasi KBM Tatap Muka di Sekolah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X