Cuaca Buruk, Anies Batal Buka Musrenbang Kepulauan Seribu

Kompas.com - 21/03/2018, 09:58 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memimpin apel di Gedung Intiland, Jakarta, Jumat (16/3/2018). KOMPAS.com/Akhdi Martin PratamaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memimpin apel di Gedung Intiland, Jakarta, Jumat (16/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan batal membuka musyawarah rencana pembangunan ( musrenbang) di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu (21/3/2018).

Kegiatan itu dijadwalkan pukul 08.00. Namun, Kompas.com dan awak media lainnya yang sudah siap berlayar sejak pukul 06.00 di Marina Ancol tak kunjung mendapat izin dari syahbandar untuk berangkat karena cuaca buruk.

"Ketinggian gelombang mencapai 2 meter dengan angka berkecepatan 20 knot arah barat daya. Hal ini memgakibatkan pelayaran menuju Kepulauan Seribu maupun sebaliknya tidak bisa dilaksanakan," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko di Marina, Rabu (21/3/2018).

Baca juga : Anies Singgung Musrenbang Tak Sesuai Kebutuhan, Warga Teriak Betul

Sigit yang berada di Marina bersama Asisten Pemerintahan Artal Reswan, Bupati Kepulauan Seribu Irmansyah, Kepala Dinas KUKMP Irwandi, serta perwakilan dari Bank Indonesia, dan TNI AL pun batal ke lokasi.

Mereka kemudian memberi kabar kepada Anies yang sedang dalam perjalanan dan Anies pun kembali ke Balai Kota.

Sementara itu, Bupati Kepualauan Seribu Irmansyah mengatakan, musrenbang tetap digelar untuk membahas usulan warga terkait pembangunan 2019.

Baca juga : Sandiaga: Di Kepulauan Seribu Banyak yang Tak Rasakan Listrik 24 Jam

Irmasyah mengatakan, usulan yang akan diajukan tak hanya soal infrastruktur seperti dermaga dan pemecah ombak, tetapi juga soal kegiatan untuk pembangunan manusia.

"Pemecah gelombang, yang kaitannya denga fisik, pembangunan kebutuham masyarakat seperti balai warga, pembangunan manusia, pemberdayaan masyarakat, lembaga masyarakat di karang taruna, terus bagaimana kita bsia mendukung gerakan OK OCE sehingga aspek ekonomi dan industri semakin baik," kata Irmansyah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Megapolitan
Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Megapolitan
Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Megapolitan
Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X