Sekda DKI: Pemkot Bekasi Butuh Truk Sampah Lagi, Tinggal Minta

Kompas.com - 21/03/2018, 18:10 WIB
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/2/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARSekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/2/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI siap memberikan truk sampah hibah lagi kepada Pemerintah Kota Bekasi.

Saefullah mengemukakan hal itu pada acara peletakan batu pertama proyek pengolahan sampah tenaga termal yang juga dapat menjadi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di Tempat Penglelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Rabu (21/3/2018).

"Kemarin kami sudah menghibahkan sekitar 50 truk sampah. Kepada Pak Penjabat Walikota Bekasi (Ruddy Gandakusumah), kalau dirasa kurang, mau lagi, kami akan berikan karena setiap tahun DKI membeli truk sampah," kata Saefullah.

Saefullah mengemukakan, setiap hari 7.000 ton sampah dari Jakarta masuk ke Bantargebang yang diangkut dengan 1.200 truk.

Baca juga : BPPT Groundbreaking Pengolahan Sampah Termal di TPST Bantargebang

Saefullah mengapresiasi kerja sama dengan pemerintah Kota Bekasi selama ini dalam hal pengelolaan sampah.

Ruddy Gandakusumah juga mengapresiasi dan memberi dukungan atas pembangunan PLTsa dan mengharapkan hal serupa dapat diterapkan di TPST milik Pemkot Bekasi sendiri.

"Kami berharap ke depan Kota Bekasi juga mampu malakukan hal yang sama karna kami juga memiliki TPST sendiri. Semoga pembangunan PLTsa dapat memecahkan permasalahan sampah, tetapi juga lebih bisa dimanfaatkan karena salah satu produknya adalah listrik," kata Ruddy.

Pilot project pengolahan sampah proses termal yang dapat menjadi PLTSa itu digagas BPPT untuk pengolahan sampah di Jakarta. Unit pengolahan itu dapat mengolah 50 ton sampah per harinya. Dari situ akan diproduksi listrik 400 kW yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik di TPST Bantar Gebang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

Megapolitan
Geliat Komplotan Jambret Sasar Turis di Kota Tua

Geliat Komplotan Jambret Sasar Turis di Kota Tua

Megapolitan
Mal Belum Buka, Antrean Sepatu Compass 'Darahku Biru' Mengular di Depan Grand Indonesia

Mal Belum Buka, Antrean Sepatu Compass "Darahku Biru" Mengular di Depan Grand Indonesia

Megapolitan
Polemik DWP, Ditolak tetapi Berjalan Mulus

Polemik DWP, Ditolak tetapi Berjalan Mulus

Megapolitan
Ret Ginting, Setia dengan Kamera Analog sejak 1970-an

Ret Ginting, Setia dengan Kamera Analog sejak 1970-an

Megapolitan
Kerja Sama dengan BKSP, Bima Arya Tunggu Bantuan Dana dari Pemprov DKI

Kerja Sama dengan BKSP, Bima Arya Tunggu Bantuan Dana dari Pemprov DKI

Megapolitan
Terperosok ke Dalam Sungai, Kakak Beradik di Bogor Terluka

Terperosok ke Dalam Sungai, Kakak Beradik di Bogor Terluka

Megapolitan
Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Megapolitan
Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Megapolitan
Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Megapolitan
Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Megapolitan
Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X