Kompas.com - 22/03/2018, 16:02 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah orang yang mengaku anggota organisasi masyarakat (ormas) mengeroyok dan menganiaya dua orang anggota TNI di Jatiasih, Bekasi, Rabu (21/3/2018) malam.

Kejadian bermula saat Ade Septiyanto yang merupakan anggota TNI berpangkat praka tengah menunggu dagangan duriannya di Jalan Jati Kramat, tepatnya di depan Giant Jatiasih, Bekasi. Aldi Pratama bersama rombongannya yang berjumlah 15 orang kemudian datang ke tempat itu.

Mereka mengaku sebagai anggota ormas. Aldi meminta sembilan buah durian kepada korban. Permintaan tersebut dilakukan dengan cara kasar dan memaksa.

"Korban kemudian menolak karena itu barang dagangan. Permintaannya juga banyak, korban merasa bisa rugi kalau mengabulkan permohonan pelaku. Di situ pelaku merasa tersinggung," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto saat dihubungi Kamis.

Tersangka pelaku kemudian mendorong dan memukul korban. Kemudian terjadi saling pukul. Saat melihat kejadian tersebut, Hendrik yang juga anggota TNI datang untuk membantu Ade.

Namun karena kalah jumlah, kedua anggota TNI tersebut menjadi korban pengeroyokan gerombolan anggota ormas tersebut. Kelompok Aldi bahkan melemparkan durian ke kedua korban sehingga mengenai wajah dan tubuh mereka hingga luka.

"Kedua korban lalu melapor ke Polres Metro Bekasi Kota. Saat ini kami sudah tangkap satu tersangka dan kami masih kejar tersangka lainnya yang ikut mengeroyok korban," kata Indarto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Megapolitan
Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Megapolitan
Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Megapolitan
Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Anggota DPRD DKI dan Kader PSI

Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Anggota DPRD DKI dan Kader PSI

Megapolitan
Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Megapolitan
Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Megapolitan
Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Megapolitan
Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Megapolitan
Pemkab Bekasi Siapkan Rp 18,2 Miliar untuk Rehab Puskesmas

Pemkab Bekasi Siapkan Rp 18,2 Miliar untuk Rehab Puskesmas

Megapolitan
Pesan Kak Seto untuk Pemkot Tangsel soal Pencegahan Eksploitasi Anak: Jangan Sudah Terjadi Baru Bergerak

Pesan Kak Seto untuk Pemkot Tangsel soal Pencegahan Eksploitasi Anak: Jangan Sudah Terjadi Baru Bergerak

Megapolitan
Antisipasi Gelombang 3 Covid-19, RSUP Sitanala Siapkan Langkah-langkah Khusus

Antisipasi Gelombang 3 Covid-19, RSUP Sitanala Siapkan Langkah-langkah Khusus

Megapolitan
Dipecat PSI sebagai Anggota DPRD DKI, Viani Limardi Disebut Rutin Gelembungkan Dana Reses

Dipecat PSI sebagai Anggota DPRD DKI, Viani Limardi Disebut Rutin Gelembungkan Dana Reses

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi hingga 1 Oktober

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi hingga 1 Oktober

Megapolitan
Bukukan Transaksi Rp 167,4 Juta, Bazar UMKM Jakpreneur Lebihi Target

Bukukan Transaksi Rp 167,4 Juta, Bazar UMKM Jakpreneur Lebihi Target

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.