BBPOM Minta Importir Tarik Produk Ikan Kaleng yang Berisi Cacing

Kompas.com - 22/03/2018, 22:30 WIB
Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irawan melakukan pengawasan dan penarikan produk ikan kaleng Farmerjack, 10, dan Hoki di salah satu importir yang ada di kawasan Batam Centre. KOMPAS.com/HADI MAULANAKepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irawan melakukan pengawasan dan penarikan produk ikan kaleng Farmerjack, 10, dan Hoki di salah satu importir yang ada di kawasan Batam Centre.

JAKARTA, KOMPAS.com - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBOM) DKI Jakarta meminta importir ikan makarel kemasan dalam kaleng yang ditemukan berisi cacing mati untuk segera ditarik dari peredaran.

"Mereka punya tanggung jawab menarik (dari pasaran). Sambil kami melakukan pengawasan untuk melarang peredarannya. Kalau kami dapatkan akan kami amankan," kata Kepala BBPOM DKI Jakarta, Sukriadi Darma, kepada Kompas.com pada Kamis (22/3/2018), lewat sambungan telepon.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia dalam surat edarnya telah mengumumkan tiga nama merk ikan kaleng kemasan asal China yang kedapatan berisi cacing mati. Ketiganya yaitu Farmerjack dan IO dari importir Batam, serta Hoki dari importir di Jakarta.

Baca juga : Temukan Cacing dalam Ikan Kaleng, BPOM Minta Importir Tarik Produknya

"BPOM RI telah memerintahkan kepada importir untuk menarik produk FARMERJACK, IO dan HOKI dengan bets tersebut di atas dari peredaran dan melakukan pemusnahan," bunyi surat yang diedarkan hari Kamis.

Untuk menindaklanjuti hal itu, BBPOM DKI Jakarta mulai melakukan sidak di sejumlah supermarket dan ritel yang menyediakan produk makanan impor.

"Kalau di Jakarta, kemungkinannya ada tapi tim saya baru operasi hari ini. Kami baru mulai tadi pagi," kata Sukriadi.

Ia menambahkan, ikan kaleng yang berisi cacing dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Bisa berawal dari alergi hingga kematian jika tidak mendapatkan penanganan yang benar.

"Itu kan cacing-cacing berbahaya, apalagi itu cacing-cacing mati. Bisa jadi dari kesalahan produksi atau ada kebocoran pada produknya," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saaat Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Kabupaten Bekasi Tertahan Rombongan Presiden

Saaat Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Kabupaten Bekasi Tertahan Rombongan Presiden

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan Mulai Dilgelar di GBK Hari Ini

Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan Mulai Dilgelar di GBK Hari Ini

Megapolitan
Ada 15.876 Korban Banjir di Kota Tangerang, Hanya 200 Pengungsi yang Dites Swab PCR

Ada 15.876 Korban Banjir di Kota Tangerang, Hanya 200 Pengungsi yang Dites Swab PCR

Megapolitan
UPDATE 24 Februari: Ada 43 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya Kini 7.105

UPDATE 24 Februari: Ada 43 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya Kini 7.105

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Kota Tangerang, Peserta Terbanyak Guru SD hingga SMP

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Kota Tangerang, Peserta Terbanyak Guru SD hingga SMP

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Kota Bogor Dimulai Pekan Depan, 34.785 Pelayan Publik Jadi Prioritas

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Kota Bogor Dimulai Pekan Depan, 34.785 Pelayan Publik Jadi Prioritas

Megapolitan
Terjebak di Lift Stasiun Jatinegara, Penumpang KRL Keluhkan Voice Call yang Mati

Terjebak di Lift Stasiun Jatinegara, Penumpang KRL Keluhkan Voice Call yang Mati

Megapolitan
Kuasa Hukum: Belum Ada Keterangan Saksi yang Buktikan John Kei Lakukan Pembunuhan Berencana

Kuasa Hukum: Belum Ada Keterangan Saksi yang Buktikan John Kei Lakukan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Minta Kasus Pencurian Ponselnya Dihentikan, Selebgram Ajudan Pribadi Juga Beri Uang ke Pelaku

Minta Kasus Pencurian Ponselnya Dihentikan, Selebgram Ajudan Pribadi Juga Beri Uang ke Pelaku

Megapolitan
Pencurian Motor di Tamansari Terekam Kamera CCTV, Seorang Pelaku Pakai Atribut Ojol

Pencurian Motor di Tamansari Terekam Kamera CCTV, Seorang Pelaku Pakai Atribut Ojol

Megapolitan
Pemprov DKI Umumkan 782 Kasus Baru Covid-19, Belum Semua Data Dilaporkan

Pemprov DKI Umumkan 782 Kasus Baru Covid-19, Belum Semua Data Dilaporkan

Megapolitan
Korban Pembacokan di Duri Kosambi: Saya Yakin yang Perintah John Kei

Korban Pembacokan di Duri Kosambi: Saya Yakin yang Perintah John Kei

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bangun Prasasti Pengingat Penggunaan Sepeda Saat Pandemi Covid-19

Pemprov DKI Akan Bangun Prasasti Pengingat Penggunaan Sepeda Saat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kadis SDA DKI: Tidak Ada Dikotomi Naturalisasi dan Normalisasi

Kadis SDA DKI: Tidak Ada Dikotomi Naturalisasi dan Normalisasi

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Telah Buat 3.964 Sumur Resapan di Jakarta

Pemprov DKI Klaim Telah Buat 3.964 Sumur Resapan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X