Bayar Pajak di Samsat Non-tunai, Biro Jasa Dapat Akses Khusus

Kompas.com - 27/03/2018, 19:22 WIB
Pimpinan Cabang Bank DKI Daan Mogot Jakarta Barat mengatakan pada Selasa (27/3/2018), pihaknya akan segera membuka loket khusus pembayaran non tunai yang memudahkan pembayar pajak kendaraan dan lainnya. KOMPAS.com/ RIMA WAHYUNINGRUMPimpinan Cabang Bank DKI Daan Mogot Jakarta Barat mengatakan pada Selasa (27/3/2018), pihaknya akan segera membuka loket khusus pembayaran non tunai yang memudahkan pembayar pajak kendaraan dan lainnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Cabang Bank DKI Daan Mogot Hendri Gunawan mengatakan, akan ada jalur pembayaran pajak non-tunai khusus bagi para biro jasa.

Para pembayar dari biro jasa akan mendapatkan kartu khusus bernama kartu biro jasa samsat.

"Kalau biro itu sekali datang bisa dengan biaya pembayaran yang enggak sedikit, berjuta-juta. Ke depannya, kalau loket sudah jadi, otomatis akan kami arahkan ke pembayaran non-tunai," kata Hendri kepada Kompas.com di KCP Bank DKI Samsat Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (27/3/2018).

Baca juga: Bank DKI Samsat Daan Mogot Siapkan Loket Khusus Pembayaran Pajak Non-tunai

Menurut rencana, dalam waktu dekat, Samsat Jakarta Barat dan Bank DKI akan membangun loket pembayaran non-tunai dengan dukungan sistem digital.

Pembayar pajak akan melakukan pengisian e-form secara mandiri dan pembayaran melalui aplikasi JakOne dengan menempelkan QR Code pada mesin yang tersedia.

Akan ada verifikasi data diri dan kendaraan dengan staf di tempat.

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan di Samsat, Warga Kini Tak Perlu Repot Isi Formulir Manual...

"Karena kami juga ingin mengurangi resiko salah hitung, uang palsu atau bahaya di luar sana saat membawa uang," ujarnya. 

Ia mengatakan, para biro jasa pembayaran pajak tidak perlu bingung lantaran jelang pelaksanaannya akan digelar sosialisasi dengan bantuan pihak samsat dan kepolisian setempat.

"Dalam waktu dekat akan kami bangun loket. Nantinya akan ada sosialisasi ke biro jasa, kami sudah dapat datanya dari polisi dan mendapat izin. Cuma waktunya masih kami arrange," kata Hendri. 

Baca juga: Samsat Jakbar: Andi Firmansyah Bukan Pemilik Ferrari B 1 RED

Pelaksanaan loket pembayaran pajak non-tunai telah dilakukan sebelumnya di Jakarta Selatan dengan sistem samsat digital. Menurut rencana, Jakarta Barat akan menjadi lokasi selanjutnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Megapolitan
PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

Megapolitan
RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

Megapolitan
Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Megapolitan
PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

Megapolitan
DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

Megapolitan
Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Megapolitan
Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Megapolitan
WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

Megapolitan
Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Megapolitan
Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Megapolitan
Mengenal GrabWheels, Satu Wujud dari Tranportasi Pintar di Indonesia

Mengenal GrabWheels, Satu Wujud dari Tranportasi Pintar di Indonesia

Megapolitan
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap 2 Siswi di Kebon Jeruk

Ini Sketsa Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap 2 Siswi di Kebon Jeruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X