Ada 15 Jemaah Umrah yang Tak Diberangkatkan Pelapor Lyra Virna

Kompas.com - 28/03/2018, 13:22 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, sebanyak 15 jemaah umrah gagal diberangkatkan oleh ADA Tour and Travel milik Lasty Annisa.

Lasty adalah perempuan yang melaporkan artis Lyra Virna atas tuduhan pencemaran nama baik. Namun Lasty juga berstastus sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dana umrah yang dilaporkan Lyra Virna pada 8 Juni 2017.

Baca juga : Alasan Polisi Tidak Mediasi dan Konfrontasi Lyra Virna dengan Pelapor

"Sudah sekitar 15 orang ya (jemaah) yang tidak jadi berangkat berkaitan dengan travelnya dia," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (28/3/2018).

Ia mengatakan, keterangan itu didapat dari Lasty saat dilakukan pemeriksaan pada Selasa lalu.

"Yang kami gali adalah berkaitan dengan penerimaan travel umrah dan naik haji ada beberapa orang yang tidak jadi berangkat ya," kata dia.

Argo menambahkan, pihaknya akan mengecek keabsahan biro perjalanan tersebut dengan meminta keterangan sejumlah pihak.

"Apakah itu yang bersangkutan travelnya sudah terdaftar atau ada izinnya kami dalami. Nanti kami akan mintakan keterangan izin di situ," kata dia.

Baca juga : Dijemput Polisi, Pelapor Lyra Virna yang Berstatus Tersangka Tak Ditahan

Lasty Annisa dijemput paksa penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya, Selasa lalu. Penjemputan paksa itu terkait status Lasty sebagai tersangka kasus penggelapan dana umrah yang dilaporkan Lyra Virna pada 8 Juni 2017.

Meski demikian Argo tak menyebutkan hal apa saja yang didalami dari pemeriksaan terhadap Lasty. Menurut Argo, Lasty diperiksa hingga Selasa malam. Namun, polisi tak melakukan penahanan terhadap tersangka.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Megapolitan
Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Megapolitan
Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X