Dinas Lingkungan Hidup Bekasi Sidak Pabrik di Rawalumbu

Kompas.com - 02/04/2018, 14:55 WIB
Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke beberapa pabrik dan mengambil sampel air di Kelurahan Bojong Menteng, Bekasi, Senin (2/4/2018) Kompas.com/Setyo AdiPetugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke beberapa pabrik dan mengambil sampel air di Kelurahan Bojong Menteng, Bekasi, Senin (2/4/2018)

BEKASI, KOMPAS.com - Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jawa Barat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pabrik di sekitar Bojong Menteng, Senin (2/4/2018). Kegiatan ini dilakukan setelah mendapat laporan warga terkait air di Sungai Rawalumbu yang berubah warna dan berbau.

"Aktivitas kami hari ini cari sumber pencemaran. Kami ketahui bahwa ada laporan pencemaran yang ada di Sungai Rawalumbu. Ini kami juga cari hulunya di mana," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Jumhana Luthfi, Senin.

Luthfi mengungkapkan, kegiatan itu termasuk mendatangi beberapa pabrik dan mengambil sampel air di beberapa titik saluran pembuangan air pabrik-pabrik itu. Ia berharap pihaknya dapat mengetahui kandungan air tersebut secepatnya.

"Kami kalau lihat airnya sekarang mungkin kasat mata bersih. Tapi dengan uji di lab akan dilihat apakah ada partikel yang mirip kami temukan di Sungai Rawalumbu," kata Luthfi.

Sebelumnya warga Bojong Menteng, Rawalumbu, Bekasi melaporkan air sungai yang melewati perumahan mereka berbau menyengat dan air warnanya berubah jadi hitam pekat. Kondisi itu sudah berlangsung beberapa lama dan dicurigai ada kegiatan pembuangan limbah di bagian hulu sungai yang dipenuhi pabrik.

Dalam kegiatan sidak kali ini DLH mengunjungi PT Mikie Oleo Nabati Industri dan PT JEIL Indonesia serta sebuah usaha laundry rumahan yang berada di depan komplek perumahan untuk mengambil sampel air.

Diperkirakan hasil uji lab akan selesai salam kurun waktu satu sampai dua minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

M Taufik Harap JIS Diresmikan Saat Anies Baswedan Masih Menjabat Gubernur DKI Jakarta

M Taufik Harap JIS Diresmikan Saat Anies Baswedan Masih Menjabat Gubernur DKI Jakarta

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Masih Ada 194 Orang

Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Masih Ada 194 Orang

Megapolitan
52 Persen Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Berasal dari Kelompok Usia Kerja

52 Persen Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Berasal dari Kelompok Usia Kerja

Megapolitan
Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Minim Setelah Waktu Pemberlakuan Diubah, Polisi: Masyarakat Sudah Paham Aturan

Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Minim Setelah Waktu Pemberlakuan Diubah, Polisi: Masyarakat Sudah Paham Aturan

Megapolitan
Video Remaja Tersungkur di Pinggir Jalan Viral, Polisi Duga Korban Tawuran

Video Remaja Tersungkur di Pinggir Jalan Viral, Polisi Duga Korban Tawuran

Megapolitan
Boyband BTS Disebut Berencana Gelar Konser di Jakarta International Stadium Tahun Depan

Boyband BTS Disebut Berencana Gelar Konser di Jakarta International Stadium Tahun Depan

Megapolitan
Permintaan Belum Ditanggapi KPI, MS Berobat ke Psikiater Pakai Uang Pribadi

Permintaan Belum Ditanggapi KPI, MS Berobat ke Psikiater Pakai Uang Pribadi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim 99,63 Persen RT di Wilayahnya Nihil Kasus Aktif Covid-19

Pemkot Bekasi Klaim 99,63 Persen RT di Wilayahnya Nihil Kasus Aktif Covid-19

Megapolitan
Tawarkan Surat Izin Operasional Palsu lewat Facebook, Pelaku Ditangkap Polisi

Tawarkan Surat Izin Operasional Palsu lewat Facebook, Pelaku Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kepulauan Seribu Telah Dibuka Kembali untuk Wisatawan, Kapasitas Pengunjung 25 Persen

Kepulauan Seribu Telah Dibuka Kembali untuk Wisatawan, Kapasitas Pengunjung 25 Persen

Megapolitan
Polisi Didesak Proses Hukum Rachel Vennya karena Kabur dari Karantina di Wisma Atlet

Polisi Didesak Proses Hukum Rachel Vennya karena Kabur dari Karantina di Wisma Atlet

Megapolitan
Pengemudi Diduga Mengantuk, Mobil Avanza Tabrak Pohon di Cengkareng

Pengemudi Diduga Mengantuk, Mobil Avanza Tabrak Pohon di Cengkareng

Megapolitan
WNA Asal Panama dan Dua Anaknya Diduga Jadi Korban KDRT, tapi Kasus Dihentikan Polisi

WNA Asal Panama dan Dua Anaknya Diduga Jadi Korban KDRT, tapi Kasus Dihentikan Polisi

Megapolitan
Pemprov DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Berpotensi Banjir

Pemprov DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Berpotensi Banjir

Megapolitan
Pemkot Bekasi Catat Tersisa 29 Kasus Aktif Covid-19 di Wilayahnya

Pemkot Bekasi Catat Tersisa 29 Kasus Aktif Covid-19 di Wilayahnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.