Kompas.com - 02/04/2018, 20:01 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap kasus mayat tanpa identitas yang ditemukan di pintu tol Cempaka Putih pada 25 Maret lalu.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Febriansyah mengatakan, mayat pria tersebut adalah warga Bekasi bernama Mulyadi yang menjadi korban pembunuhan oleh TA dan EBP. Kedua tersangka itu disebut telah merencanakan aksinya sejak lama. Mereka mengincar mobil milik Mulyadi untuk dijual kembali. TA dan EBP merencanakan aksinya itu di Madiun, Jawa Timur.

Baca juga : Kasus Mayat Tanpa Identitas di Tol Cempaka Putih Terungkap

"Para tersangka pernah menyewa kendaraan korban beberapa waktu lalu dan mengetahui bahwa mobil tersebut adalah milik pribadi korban," kata Febri, Senin (1/4/2018).

Febri mengatakan, TA berperan sebagai eksekutor tunggal dalam aksi pembunuhan tersebut. Sementara, EBP berperan dalam merencanakan pembunuhan.

TA tiba di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur dari Madiun pada 23 Maret 2018. Ia datang ke Jakarta bersama pacarnya sementara EBP baru berencana tiba di Jakarta pada 26 Maret 2018.

Setibanya di Jakarta, TA membawa pacarnya ke kos salah satu kawan TA yang beralamat di Cempaka Putih. Tak lama setelah itu, TA kembali pergi dengan alasan mengambil mobil milik kakaknya di daerah Cibitung

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setibanya di Pasar Induk Cibitung, TA melihat mobil milik korban yang terparkir di sana.

"TA meminta diantar ke daerah Pulogadung, Jakarta Timur, dengan ongkos Rp 200.000," kata Febri.

Ketika mobil memasuki tol JORR arah Cilincing, TA yang duduk di bagian belakang mobil meminta korban menghentikan mobilnya dengan alasan ingin buang air kecil.

Setelah berpura-pura buang air kecil, TA kembali memasuki mobil dan melancarkan aksinya. Ia mencekik dan memukuli korban selama beberapa menit. Saat itu, korban masih mengendarai mobil.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

JakPro: FEO Akan Survei Lokasi Sirkuit Formula E Akhir Oktober Ini

JakPro: FEO Akan Survei Lokasi Sirkuit Formula E Akhir Oktober Ini

Megapolitan
Jenazah Pria dengan Luka Ditemukan di Gunung Antang, Jaktim

Jenazah Pria dengan Luka Ditemukan di Gunung Antang, Jaktim

Megapolitan
Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E, Lokasi Sirkuit Masih Tanda Tanya

Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E, Lokasi Sirkuit Masih Tanda Tanya

Megapolitan
Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Megapolitan
UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Megapolitan
Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Megapolitan
 Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Megapolitan
 4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

Megapolitan
5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.